Info Solution

Informasi dan Solusi

PERINTAH DASAR LINUX

Assalamu’alaikum wr wr

Kali ini saya akan sharing perintah-perintah dasar linux yang sering di gunakan untuk melakukan perintah pada komputer.

Masuk ke sistem operasi (login)

Ex. Linux login : user01
Password :
pada contoh di atas user melakukan login ke komputer yang bernama linux.
Untuk mengubah password, ketikan
Ex. # passwd
dan untuk keluar dari linux, ketikan
Ex. $ exit or logout

 

Sintaks Umum Perintah Linux

Seluruh perintah dalam Linux adalah case sensitive, artinya antara huruf besar dan huruf kecil memiliki arti yang berlainan, misalkan ls akan dianggap berbeda LS
Secara umum, perintah-perintah Linux memiliki sintaks sebagai berikut : perintah [option…] [argumen…]
option : merupakan pilihan yang dapat kita gunakan memberikan hasil tertentu dari suatu perintah
Argumen : merupakan sesuatu yang akan diproses oleh perintah, misalkan nama file atau direktori
Tanda(…) : menunjukan bahwa baik option maupun argumen dapat lebih dari satu.

 

Perintah Dasar

Perintah man

Perintah man adalah perintah untuk memunculkan online help, mirip dengan perintah “help” pada sistem operasi MS-DOS. Misalkan untuk menampilkan online help dari perintah ls gunakan :
Ex. $ man ls –

 

Perintah pwd

Perintah pwd digunakan untuk mengetahui di direktori mana sekarang berada, misalnya :
[user@localhost data]$ pwd
[user@localhost data]$ /home/user/data

 

Perintah cd

perintah cd digunakan untuk pindah ke suatu di rektori tertentu. Mirip dengan perintah cd pada sistem operasi MS-DOS. Jika ‘cd’ digunakan tanpa parameter, hasilnya akan menunjuk ke home directory, misalnya : [user@localhost data]$ cd /usr/local/bin <enter>
[user@localhost bin]$ pwd <enter>
[user@localhost bin]$ /usr/local/bin

 

Perintah ls

Perintah ls adalah kependekan dari list digunakan untuk menampilkan isi suatu direktori. Perintah ini identik dengan perintah ‘dir’ pada MS-DOS. Jika ls digunakan tanpa parameter, ls akan menampilkan semua file dan direktori didalam current direktory. Perintah ls jg bisa untuk menampilkan daftar file dan direktori dibawah direktory yang kita tentukan Penggunaan perintah ls juga bisa disertai option-option. Berikut option-option yang bisa menyertai perintah ls :
-a menampilkan semua file atau direktori, termasuk yang berawalan dengan titik (.) pada sistem linux, file yang berawalan dengan titik dianggap sebagai hidden dan tidak akan terlihat oleh perintah ls tanpa option -a
-F menampilkan tanda slash (/) untuk direktory, tanda asterix (`) untuk file yang executable, tanda (@) untuk symbolic link, tanda (=) untuk socket, tanda (%) untuk whiteout, dan vertical bar (|) untuk FIFO
-l menampilkan file dan direktori dalam tampilan lengkap yaitu terdiri dari nama file ukuran, tanggal di modifikasi, pemiliki, group, dan mode atributnya.
-R jika terdapat direktori, isi direktori itu akan ditampilkan juga

 

Perintah rm

Perintah rm digunakan untuk menghapus file atau direktori, mirip perintah ‘del’ pada sistem operasi MS-DOS. Untuk menghapus sebuah file digunakan perintah sebagai berikut : rm <nama_file>

Sedangkan untuk menghapus sebuah direktori beserta seluruh isinya, gunakan perintah sebagai berikut : rm –r <nama_ direktori>

Ex. [student@localhost student] $ ls –la
total 2
-rwxr-xr-x 1 student users 345 Jul 24 07:48 .bash_profile
-rw-rw-r– 1 student users 22 Jul 24 07:52 coba.txt
Ex. [student@localhost student] $ rm coba.txt

 

Perintah rmdir

Identik dengan perintah “rd” pada sistem operasi MS-DOS
pada dasarnya sama dengan perintah rm –r, akan tetapi
perintah rmdir mensyaratkan direktori tersebut telah kosong
terlebih dahulu (tidak berisi file atau direktori). Direktori
yang tidak kosong tidak bisa di hapus dengan perintah rmdir,
tetapi harus menggunakan rm –r.

Ex. $ rmdir /home/studendt/data/public


Perintah mkdir

Perintah mkdir digunakan untuk membuat direktori baru, identik dengan perintah ‘md’ pada sistem operasi MS-DOS sintaknya :

$ mkdir <new_direktory>

Ex. $ mkdir data

 

Perintah cp

Perintah cp identik dengan perintah ‘copy’ pada MS-DOS. Perintah cp digunakan untuk mengcopy suatu file atau direktori.

Ex. [student@localhost student] $ ls –la

total 1
-rw-rw-r– 1 student users 22 Jul 24 07:52 coba.txt

[student@localhost student] $ cp coba.txt coba1.txt
[student@localhost student] $ ls –ls


total 2
-rw-rw-r– 1 student users 22 Jul 24 07:52 coba.txt
-rw-rw-r– 1 student users 22 Jul 28 03:42 coba1.txt

 

Perintah cp-R

Perintah cp-R digunakan untuk mengcopy suatu direktori beserta seluruh isinya, misalnya :

$ cp –R /home/student_/data/backup

akan mengcopy direktori students yang berada dibawah direktori /home beserta seluruh isinya kedalam direktori /data/backup

 

Perintah w

Perintah w digunakan untuk mengetahui siapa saja yang sedang bekerja (login) di komputer tersebut, misalnya :

Ex. [student@localhost student] $ w
6:50pm up 9:15 3 users load average:

USER TTY FROM LOGIN
erik tty1 12:00am
risma tty2 13:00am
ade tty6 15:00am

 

Perintah touch

Perintah touch digunakan untuk menciptakan sebuah file baru yang belum pernah di buat atau belum ada $ touch $ touch belajar.txt

 

Perintah reboot

Perintah reboot digunakan untuk me-restart komputer # reboot

 

Perintah halt

Perintah halt digunakan untuk mematikan sistem operasi # halt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *