Cara Mencegah Penyebaran Hoax Covid-19 di WhatsApp

  • Whatsapp
Cara Mencegah Penyebaran Hoax Covid
https://www.freepik.com/free-photos-vectors/background Background photo created by freepik - www.freepik.com Happy couple pointing fingers while holding empty orange speech bubble Free Photo

WhatsApp meluncurkan Pusat Informasi Covid-19 lewat situs whatsapp.com/coronavirus. Situs ini menawarkan akses atas informasi akurat sekaligus tips bagi pengguna untuk mengurangi penyebaran rumor.

Pasalnya, WhatsApp kerap dijadikan sebagai sarana membagikan informasi yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Bacaan Lainnya

Berbagai pesan siaran (broadcast) mengenai virus corona dan penyakit Covid-19 menyebar, termasuk di antaranya pesan hoaks.

Untuk itu, peredaran pesan misinformasi dan hoaks mengenai virus corona harus disetop agar tak menimbulkan kepanikan.

Berikut adalah sejumlah tips untuk menyetop peredaran pesan misinformasi di WhatsApp:

1. Kenali Berita Palsu

Perhatikan tanda-tanda yang dapat membantu pengguna memutuskan apakah informasi itu palsu. Misalnya, pesan yang diteruskan tanpa sumber atau tanpa bukti.

Foto, video, bahkan rekaman suara dapat direkayasa untuk menyesatkan pengguna.

Pikir Sebelum Bagi Pesan ke Grup/Orang Lain

Young women showing a WhatsApp Messenger icon

2. Pikir Sebelum Berbagi Pesan ke Orang atau Grup Lain

Pesan dengan label “Diteruskan” (Forwarded) membantu pengguna untuk mengetahui apakah pesan tersebut ditulis oleh teman atau kerabat, atau apakah pesan tersebut sebenarnya berasal dari orang lain.

Ketika pesan diteruskan dari satu pengguna ke pengguna lain lebih dari lima kali, pesan ini akan ditandai dengan ikon ‘panah ganda’ untuk menunjukan bahwa pesan tergolong ‘Banyak Diteruskan’ (Highly Forwarded), dan mungkin berpotensi mengandung misinformasi.

Baca Juga:  Urgent! Requirements for Registering the "Kartu Prakerja" Program in Indonesia

3. Bantu Hentikan Penyebaran

Jika pengguna menyadari bahwa sebuah informasi tidak terlihat benar atau membuat klaim medis tidak resmi, tanyakan kepada pengirim apakah mereka dapat memverifikasi informasi tersebut.

Jangan teruskan pesan hanya karena orang lain meminta kamu untuk melakukannya, meskipun orang tersebut merupakan teman kamu.

Verifikasi dengan Sumber Terpercaya

Young couple learning in the classroom

4. Verifikasi dengan Sumber Lain

Cari faktanya secara online dan periksa situs yang dapat dipercaya seperti WHO, kementerian kesehatan di negara kamu, atau situs berita terpercaya, seperti Liputan6.com, untuk mengetahui dari mana cerita itu berasal.

5. Laporkan Pesan atau Akun Pengguna yang Terbukti Membagikan Informasi Tidak Akurat

Pihak WhatsApp mendorong pengguna agar melaporkan konten, kontak, grup yang bermasalah.

Kamu dapat melaporkan segala informasi dalam aplikasi WhatsApp dengan mengunjungi ‘Pengaturan/Setelah > Bantuan > Hubungi Kami.

Sumber: Liputan6

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *