Sampai Sekarang Ponsel BM Masih Dapat Sinyal, Kok Bisa?

  • Whatsapp
Begini Nasib Ponsel BM Sebelum Aturan IMEI Berlaku
Begini Nasib Ponsel BM Sebelum Aturan IMEI Berlaku

Pelaku industri ponsel mengeluhkan ponsel black market (BM) yang ampe sekarang masih beredar dan tetap bisa menerima sinyal dari operator Indonesia. Hal ini tentunya bertentangan dengan langkah pemerintah yang ingin menekan penyebaran ponsel BM di Indonesia. Menurut Kementerian Perindustrian, hal ini terjadi karean alat yang dipakai saat ini belum berkerja optimal.

Ponsel BM yang Sudah Dipakai sebelum 18 April Tidak Kena Blokir

Menurut Achmad Rodjih, Direktur Industri Elektronika dan telematika Ditjen ILMATE Kemenperin, alat yang dimaksud itu adalah mesin validasi nomor IMEI, atau tepatnya Central Equipment Identity Register (CEIR).

Bacaan Lainnya

Membangun Komitmen Bersama Terapkan Aturan Validasi IMEI

Dalam acara Webinar Sosialisasi dan Edukasi Validasi IMEI bertajuk “Membangun Komitmen Bersama Terapkan Aturan Validasi IMEI”, Achmad menyebut Mesin CEIR ini baru akan diterima Kemenperin pada 24 Agustus 2020 mendatang, meski ia berharap alatnya bisa datang lebih cepat dari waktu yang diharapkan.

Central Equipment Identity Register (CEIR)

CEIR ini sejatinya akan menjadi acuan untuk para operator seluler untuk memblokir ponsel-ponsel yang nomor IMEI-nya tak terdaftar alias ponsel BM. Jadi ponsel yang nomor IMEI-nya tak ada di mesin tersebut nantinya secara otomatis tak bisa terhubung dengan jaringan seluler dari operator yang ada di Indonesia.

CEIR versi cloud

Selama ini, Kemenperin masih menggunakan CEIR versi cloud untuk mendata ponsel BM yang ada di pasaran. Baik CEIR versi hardware maupun cloud disebut mempunyai fungsi yang sama persis dan bisa dipakai untuk memblokir IMEI.

Baca Juga:  Download House Flipper Mod V1.02
Perhatian! Blokir IMEI Ponsel Ilegal diujicobakan Hari ini
Perhatian! Blokir IMEI Ponsel Ilegal diujicobakan Hari ini

“Antara CEIR Cloud dan CEIR hardware memiliki fungsi yang sama persis dan bisa melakukan juga pemblokiran IMEI, jika produk atau ponsel tidak termasuk dalam katagori Black Market atau BM yakni tidak teregistrasi dalam TPP Produk, TPP Import dan data operator,”

ungkap Nur Akbar Said, Kepala Subdirektorat Kualitas Layanan dan Harmonisasi Standar Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam acara yang sama.

Pemblokiran Ponsel BM Ini Sudah Ditetapkan Pada 18 April Lalu

Sebelumnya diberitakan, regulasi pemblokiran ponsel BM ini sejatinya sudah ditetapkan pada 18 April lalu. Namun sejauh ini masih banyak ponsel BM yang masih bisa mendapat sinyal dari operator seluler di Indonesia

Sumber: detik.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *