Belajar Mencintai Diri Sendiri dan Orang Lain

  • Whatsapp
Portrait of an upset young woman crying and looking away Free Photo. Freepik.com
Portrait of an upset young woman crying and looking away Free Photo. Freepik.com

Belakangan ini media sosial sedang di Viralkan soal pembahasan polusi visual. banyak dari orang-orang pasti bertanya-tanya apa itu polusi visual?

Ternyata polusi visual sama dengan kegiatan shaming. Tidak jarang, ada saja orang yang terlalu senang memperhatikan kehidupan pribadi orang lain. Sampai-sampai membandingkannya dengan standar hidupnya.

Pada akhirnya dia pun mengatakan hal-hal yang mempermalukan orang tersebut. Aktivitas semacam ini biasanya lumrah terjadi di kalangan wanita, hal yang paling umum terjadi biasanya adalah body shaming. Body shaming biasanya berupa komentar negatif terhadap kondisi fisik seseorang

Penjelasan Mengenai Shaming

Embarrassed woman Free Photo. freepik.com
Embarrassed woman Free Photo. freepik.com

Menurut BrenĂ© Brown, PHD, Shame adalah “perasaan atau pengalaman yang menyakitkan karena percaya kita mempunyai kekurangan dan karena itulah kita tidak layak di cintai dan di miliki”.

Perasaan tersebut merupakan sebuah ketakutan terhadap persepsi orang lain terhadap apa yang diri kita yakini dan yang kita perjuangkan.

Peristiwa negatif dan rasa trauma yang besar cenderung di kaitkan erat dengan rasa malu. Namun, perasaan malu sangatlah manusiawi.

Shaming Memicu Kerusakan Mental

Exhausted young woman touching her head with eyes closed. female exchange worker suffering from unbearable headache. health concept Free Photo. freepik.com
Exhausted young woman touching her head with eyes closed. female exchange worker suffering from unbearable headache. health concept Free Photo. freepik.com

Menurut Kristin Neff, PhD, sebuah fakta bahwa emosi gelap seperti rasa malu berfungsi sebagai penjaga keamanan diri. Dan rasa malu merupakan cara manusia menyembunyikannya dari orang lain.

Orang lebih cenderung mengeluarkan kita dari lingkaran sosial jika mengetahui kekurangan kita. dan untuk sebagian orang itu seperti kematian.

karena itulah banyak orang percaya bahwa rasa malu ini menjaga agar tetap sejalan dengan pemikiran orang-orang. Seakan, rasa malu merupakan sesuatu hal yang wajar dan perlu di miliki

Baca Juga:  Cara Mudah Membuat Tombol Show/Hide Button Untuk Blogger atau Wordpress

Namun, sejumlah penelitian justru menganggap rasa malu merupakan hal yang tidak wajar. Rasa malu justru dapat menghilangkan pikiran yang positif dan mengubah pola pikir dan mendorong perilaku negatif.

Jenis-Jenis Shaming

Embarrassed woman Free Photo 2. freepik.com
Embarrassed woman Free Photo 2. freepik.com

Jenis-jenis shaming ini sudah ada sebelum kasus polusi visual ini viral. Perasaan malu secara fisikal dan emosional biasanya di picu oleh pembicaraan negatif tentang diri sendiri.

Shaming yang di lakukan sesama wanita biasanya muncul dalam bentuk komentar negatif tentang:

1. Fisik Seseorang

Seseorang wanita dengan fisik berbeda cenderung di anggap tidak memenuhi standar kecantikan seseorang. Misalnya, wanita dengan cacat fisik, badan gemuk, rambut keriting, warna kulit

2. Pilihan Profesi

Masih banyak orang yang memperbincangkan wanita yang memilih karier yang berbeda dari orang kebanyakan. Misal, wanita yang memilih profesi sebagai tukang ojek, politikus, ibu rumah tangga dan sebagainya.

Saat seorang wanita memutuskan pilihan karier yang berbeda dari orang-orang kebanyakan, maka dia akan menjadi bahan perbincangan. Misalnya, wanita yang memilih profesi sebagai influencer, selebriti, model, penyanyi, politikus, direktur dan masih banyak lagi.

3. Pilihan Untuk Menikah atau Tidak

Couples have a relationship problem after quarreling, offended. the wife took the wedding ring and decided to quit and divorce. Premium Photo. freepik.com
Couples have a relationship problem after quarreling, offended. the wife took the wedding ring and decided to quit and divorce. Premium Photo. freepik.com

Pernikahan bukanlah prioritas satu-satunya dalam hidup semua orang. Tidak sedikit wanita yang memutuskan tidak akan menikah karena ingin berkarier atau memang memiliki tujuan hidup lain.

Bagaimana Mengatasi dan Menanggapi Shaming

See no evil concept. portrait of young scared woman covering eyes with hands Free Photo. freepik.com
See no evil concept. portrait of young scared woman covering eyes with hands Free Photo. freepik.com

Sebenarnya masih banyak pemicu shaming pada sesama wanita. Sebetulnya, kamu tak perlu memikirkan atau merespon shaming dari orang lain. Meski memang membuat mood jelek dan risih, setidaknya masih ada hal positif lain yang bisa di lakukan untuk mendistraksi rasa perasaan negatifnya.

Selain yang di sebutkan tadi, masih banyak lagi hal-hal yang sering memicu shaming dari sesama wanita. Untuk itu, kamu tidak perlu memusingkannya. Meski awalnya bikin risih banget bahkan membuatmu down, banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi bahkan mengatasi perasaan ini.

Baca Juga:  Kode Promosi Webtoon Terbaru

1. Mengakui Kekurangan Diri

Pretty woman with closed eyes, keeps hands on chest, expresses her sympathy to someone, being thankful to close friend Free Photo. freepik.com
Pretty woman with closed eyes, keeps hands on chest, expresses her sympathy to someone, being thankful to close friend Free Photo. freepik.com

Ada 3 respon yang paling sering terjadi terhadap shaming, menurut Linda M. Hartling. 3 respon yang sering terjadi, yaitu:

  • menjauh dan menarik diri
  • menjalankan hubungan tidak sehat dan menyenangkan orang lain.
  • agresif dan melakukan perlawanan

Bagaimana pun reaksimu, kamu bisa memahaminya perlahan, merenungkan dan mencari tahu pemicu rasa malumu. Agar kamu bisa merespon shaming dengan lebih positif

2. Curhat

Menurut Joan E. Mullinax, aspek paling kuat untuk mengatasi rasa malu adalah saat menyadari kita tidak sendirian

Curhat, bisa membantu menghilangkan perasaan negatif ini. Hal Ini memberikan perasaan bahwa kamu dan orang lain layak di perlakukan dengan cara yang sama

3. Cintai Diri Sendiri

Young brunette woman hugs, smiling carefree and happy Premium Photo. freepik.com
Young brunette woman hugs, smiling carefree and happy Premium Photo. freepik.com

Cobalah untuk mencintai diri sendiri, cintai diri seperti kamu memperlakukan orang yang kamu cintai dan hormati. Merupakan cara untuk merespon shaming dengan hal positif.

Penutup

Tindakan shaming sebetulnya tidak memandang gender. Pria dan wanita bisa jadi korban shaming. namun, tindakan ini bukanlah tindakan yang benar. Yang terpenting janganlah menjadi pribadi yang melakukan shaming terhadap orang lain.

Jadilah pribadi yang menghargai dan menghormati orang lain. Semoga kita lebih menyadari apa yang boleh di lakukan dan mana yang tidak ketika bermedia sosial.

Terimakasih sudah berkunjung di blog kami, semoga informasi yang kami bagikan berguna. sampai jumpa di postingan selanjutnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *