10 Penyebab Umum Komputer Menjadi Lemot dan Solusinya

  • Whatsapp
Ilustrasi PC lemot. Sumber gambar: ophtek.com

Menurunnya performa komputer biasanya sangat umum terjadi dan banyak pengguna yang tidak menyadari penyebabnya. Sebetulnya ada banyak faktor penyebab menurunnya performa pada komputer mulai dari masalah hardware, penyimpanan, aktivitas, program, update, visualisasi sampai ke masalah internet.

Agar komputer lebih awet, pengguna harus paham penyebab umum yang membuat komputer lemot. Jika pengguna paham, maka akan mudah melakukan maintenans pada komputer tersebut.

Bacaan Lainnya

Kali ini admin infosolution akan membagikan informasi mengenai 10 penyebab umum komputer menjadi lemot. Simak ulasannya di bawah sini.

Penyebab komputer menjadi lemot

ilustrasi PC yang lemot. Sumber gambar: fix-your-computer-today.com

Temporary files menumpuk

Temporari file pada diskcleanup. Sumber: howtogeek

Salah satu penyebab komputer lemot adalah menumpuknya temporary files hingga bergiga-giga di hard drive komputer. Meski temporary files ini berguna untuk mempercepat akses ke data situs yang pernah di kunjungi, tapi terlalu banyak temporari files juga dapat menyebabkan lemotnya komputer anda.

Temporari files yang menumpuk ini lama kelamaan akan memenuhi hard drive anda, permasalahan ini sebetulnya yang paling umum dan di sepelekan oleh banyak orang.

Hard Disk Perlu di Ganti atau Penuh

Semakin tua hard disk biasanya mempengaruhi kecepatan kerja suatu komputer. Jika anda memiliki gejala lemot tanpa sebab namun sudah melakukan scan malware, clear cache dan file temporer menguninstall aplikasi yang tidak dipakai. Bisa jadi permasalahannya ada pada harddisk anda. Jika hard disk anda cukup tua, segera ganti yang baru dan back up file-file anda.

Baca Juga:  Tutorial Dasar Belajar QBasic dan Contoh Program QBasic

Komputer yang tidak pernah dilakukan defragmentasi data juga bisa menyebabkan komputer menjadi lemot.

Terlalu Banyak Startup Program

Terlalu banyak aplikasi pada Startup juga bisa membuat komputer menjadi lemot. Sumber: Dokumentasi Pribadi

Banyaknya program yang berjalan di background juga dapat membuat komputermu lemot. Hal ini juga merupakan penyebab umum dari komputer yang lemot.

Hal ini biasanya di tandai ketika pengguna start-up komputer namun sangat terasa lambat hingga memakan waktu 2-3 menit. Loading screen yang begitu lama ketika membuka aplikasi sesaat setelah start-up juga menandakan bahwa komputer anda lemot.

RAMnya kurang

Kurangnya RAM dan banyaknya file yang di install dan berjalan saat start up juga dapat menyebabkan komputer lemot.

RAM yang terbatas tidak dapat mengangkat banyak program untuk berjalan. Pada kasus ini biasanya memasang RAM dengan memori yang lebih besar dapat meningkatkan performa pada komputer. Namun, semua tergantung dengan program yang anda buka.

Terlalu membuka banyak tab Browser

Terlalu banyak tab pada browser dapat menyebabkan kinerja RAM terbebani. Sumber: Dokumentasi pribadi

Penyebab umum lainnya adalah pengguna terlalu banyak membuka banyak tab ketika membuka browser. Tab pada browser ini biasanya sangat memakan penggunaan RAM sehingga dapat menyebabkan komputer anda lemot atau bahkan page unresponsive ketika browsing.

Terkena serangan Malware

Ilustrasi komputer terkena malware. Sumber: extremetech

Komputer yang lemot juga bisa disebabkan oleh serangan malware yang menginfeksi komputer anda. Serangan malware ini tanpa disadari oleh pengguna dapat memberatkan perangkat komputer yang di gunakan.

Malware yang bisa membuat lemotnya kinerja komputer banyak sekali jenisnya, sehingga untuk dapat mendeteksi malware yang hinggap di komputer anda sebaiknya anda pasang antivirus. Jika terlalu menyebalkan sampai sering membuat bluescreen, solusi terbaiknya adalah install ulang komputer anda.

Setelah clean install, barulah anda memasang antivirus yang terpercaya.

Banyaknya program yang diinstall

Pada komputer tentunya pengguna banyak menginstall macam-macam program untuk kepentingan sehari-hari. Namun, beberapa pengguna mungkin ada juga yang masih tetap menyimpan program yang tidak terpakai.

Baca Juga:  Komunikasi Data dan Komputer

Aplikasi yang tidak terpakai itulah yang menyebabkan lemotnya komputer. Menguninstall aplikasi yang tidak dipakai dapat memperluas ruang penyimpanan hard disk dan mempercepat kinerja komputer.

Terlalu banyak menggunakan visual efek

Visual efek biasanya di gunakan agar tampilan komputer terlihat lebih cantik dan enak dilihat. Visual efek ini pun sebetulnya banyak macamnya di Windows 10. Namun, visual efek ini ternyata memakan banyak performa CPU komputer.

Hal inilah yang menyebabkan komputer anda menjadi lemot. Untuk hal ini, solusinya anda hanya perlu mengurangi penggunaan visual efeknya saja.

Terlalu banyak Add-ons atau Extension

Add ons pada browser biasanya mempunyai fungsi tersendiri, add ons sendiri banyak sekali macamnya dan yang paling sering di gunakan adalah ad blocker.

Namun ternyata penggunaan ad ons yang terlalu banyak juga dapat membuat kinerja komputer menjadi lambat. Selain itu, tidak menutup kemungkinan juga add-ons yang anda pakai telah disisipkan malware.

Untuk itulah, sebaiknya pengguna membatasi jumlah pemakaian add-ons agar komputer tidak menjadi lemot.

Update pada OS

Microsoft Windows bisanya selalu menyediakan update untuk Osnya. Update ini tentunya menyediakan bug fix agar performa kerjanya menjadi tetap maksimal.

Namun, biasanya komputer yang sedang melakukan update Windows ini akan menjadi sangat lemot. Tapi, hal ini biasanya penyebab yang biasa dan jika update telah selesai dilakukan performa komputer biasanya akan kembali seperti biasa.

Solusi untuk menangani Komputer yang lemot

Sumber: AVG.com
  1. Lakukan disk clean up untuk membersihkan temporary file yang menumpuk. Cara ke disk clean up pada Win 10 adalah: Klik start, ketik ‘Disk Cleanup’
  2. Melakukan defragmentasi Hard disk paling minimal dua minggu sekali. Cara melakukannya cukup klik start, lalu ketik ‘Defragment’ akan muncul program ‘Defragment and Optimize Drive’.
  3. Matikan program yang berjalan di background. Kalian bisa ke msconfig pada start menu kemudian pilih tab start-up dan matikan beberapa program yang anda inginkan. Cara ini dapat mengurangi beban pada RAM yang digunakan.
  4. Ketika browsing terutama jika anda memakai Chrome, jangan terlalu banyak membuka tab terlalu banyak. Masih ada browser bagus dengan pemakaian RAM yang lebih efisien anda bisa mencarinya di internet.
  5. Gunakan antivirus ternama dan terpercaya. Admin menyarankan untuk yang free anda bisa ambil salah satu dari Avast, AVG, Avira dan untuk yang berbayar anda bisa mencoba Bitdefender, Kaspersky atau Malwarebytes.
  6. Batasi aktivitas beberapa aplikasi. Pada Windows 10 hal ini bisa dilakukan dengan cara membuka task manager (CTRl + ALT + Delete), pilih tab Startup lalu pilih aplikasi yang dibatasi setelah itu restart komputer anda.
  7. Uninstall Program yang tidak pernah dipakai dan tidak diperlukan agar kinerja CPU meningkat.
  8. Kurangi pemakaian visual efek. Kalian bisa masuk ke Control Panel, klik System & Security, pilih System, pilih Advanced System Setting, lalu pilih tab Performance. Kemudian pilih opsi untuk mengatur visual efek, lalu restart komputer anda.
  9. Rutin update Windows.
  10. Jangan lupa untuk membersihkan bagian dalam komputer secara rutin selama 3 atau 6 bulan sekali. Pada bagian prosesor dan GPU, jangan lupa di olesi thermal paste agar suhu pada prosesor dapat terjaga dan menghindari komputer dari overheating.
  11. Install ulang jika yang dilakukan di atas tidak terasa efeknya.
Baca Juga:  Cara Bersihkan Keyboard Komputer dan Laptop Dengan Benar

Akhir Kata

Itulah seputar informasi mengenai “10 Penyebab Umum Komputer Menjadi Lemot dan Solusinya” yang dapat admin berikan.

Jika kalian menyukai artikel-artikel di situs kami, jangan lupa klik lonceng di pojok kanan bawah untuk subskribe. Ikuti juga kami di FacebookInstagram dan Youtube ya gaes!

Jika kalian mencari source code, kami juga menyediakan kumpulan source code. Kunjungi juga Github kami. Terima Kasih!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *