Alasan Kudeta Militer di Myanmar dan Kisah Angel of Myanmar

  • Whatsapp
Alasan Kudeta Militer di Myanmar
Alasan Kudeta Militer di Myanmar

Apa yang terjadi di Myanmar sekarang menurut berita terbaru adalah 54 orang tewas dalam protes terhadap junta militer.

Kondisi negara Myanmar semakin mencekam setelah junta militer melakukan kudeta pada awal Februari lalu. Baru-baru ini, kata seorang pejabat PBB, sedikitnya 38 orang tewas dalam aksi unjuk rasa pada Rabu, 3 Maret 2021.

Bacaan Lainnya

“Hari ini adalah hari paling berdarah sejak kudeta terjadi pada 1 Februari […] hanya hari ini – 38 orang telah tewas. Kami sekarang memiliki lebih dari 50 orang tewas sejak kudeta di mulai dan banyak lagi yang terluka,” pejabat Myanmar PBB itu. kata utusan itu. . , Christine Schraner Burgener, kepada wartawan di markas besar PBB, Rabu, seperti dilansir Star Tribune.

Sejak junta militer merebut kekuasaan dan menggulingkan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi, warga sipil Myanmar turun ke jalan untuk memprotes. Gelombang massa meningkat meski aparat keamanan berulang kali menembakkan gas air mata, peluru karet, dan peluru tajam untuk membubarkan massa. Bahkan, TNI juga membantu menangkap pengunjuk rasa secara massal.

The Democratic Voice of Burma, televisi independen dan layanan berita online, juga menghitung 38 kematian. Setidaknya 34 korban di kumpulkan oleh seorang analis data di Yangon, kota terbesar Myanmar.

Seorang analis yang meminta untuk tidak di sebutkan namanya mengatakan dia juga mengumpulkan informasi di mana dia bisa mengetahui tentang nama korban, usia, kota asal dan di mana serta bagaimana mereka di bunuh.

Namun, Associated Press tidak dapat mengkonfirmasi sebagian besar kematian yang di laporkan. Namun, menurut analis, sedikitnya 18 orang tewas di Yangon, delapan di pusat kota Monywa, tiga di Mandalay dan dua di Salin. Serta satu kematian masing-masing di Mawlamyine, Myingyan dan Kalay.

Baca Juga:  Download Data Rescue Terbaru

Pasukan keamanan juga menangkap ratusan orang, termasuk wartawan. Pada Sabtu pekan lalu, sedikitnya delapan wartawan di tangkap.

Kisah Ma Kyal Sin alias Deng Jia Xi yang Tewas Tertembak

Salah satu korban kebrutalan di Myanmar adalah Ma Kyal Sin alias Deng Jia Xi alias Angel. Gadis berusia 19 tahun itu tewas setelah di tembak di kepala oleh pihak berwenang dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Mandalay.

Ma Kyal Sin Angel of Myanmar
Ma Kyal Sin Angel of Myanmar

Kematiannya membuatnya menjadi martir dan simbol perlawanan terhadap junta militer. Bahkan, termasuk di Indonesia, banyak orang yang menggunakan fotonya untuk di unggah ke media sosial untuk mengenang keberanian bela demokrasi di negaranya.

Ma Kyal Sin Tewas
Ma Kyal Sin Tewas

Selain itu, banyak yang memberikan penghormatan kepadanya, dengan menyebutnya sebagai pahlawan.

Saat aksi protes, seperti di lansir BBC, Ma Kyal Sin mengenakan kaus bertuliskan “everything will be ok” yang menjadi viral di media sosial.

Sebelum meninggal, Ma Kyal Sin menyarankan bahwa dia menyumbangkan bagian dari organnya kepada mereka yang membutuhkan jika dia meninggal.

Pada hari Kamis di Mandalay, orang-orang berbaris untuk prosesi pemakamannya. Para pelayat menyanyikan lagu-lagu revolusioner dan meneriakkan slogan-slogan anti-kudeta.

Menurut Myat Thu yang juga bersama Ma Kyal Sin saat itu, Angel adalah sosok yang pemberani. Saat demonstrasi, Ma Kyal Sin membuka pipa air agar para pengunjuk rasa bisa membasuh mata dari rasa sakit akibat gas air mata.

Selain berani melemparkan gas air mata kembali ke arah pasukan keamanan, Ma Kyal Sin juga berusaha membantunya saat polisi melepaskan tembakan.

Ketika polisi melepaskan tembakan, dia mengatakan kepada saya, “Duduk! Peluru akan mengenai Anda!Myat Thu mengatakan kepada Reuters. “Dia peduli dan melindungi orang lain“.

Baca Juga:  Dapatkan Listrik Gratis Februari 2021 Resmi Dari Pln.co.id

Penyebab dan Alasan Kudeta Militer Myanmar

Negara Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer mengambil alih kekuasaan pada hari Senin, 1 Februari 2021. Dalam kudeta tersebut, militer menangkap Kanselir Aung San Suu Kyi, Presiden Myanmar Win Myint, dan beberapa tokoh senior dari Partai Liga Nasional untuk Demokrasi ( NLD) dalam penggerebekan awal. hari.

Korban Kudeta Militer Myanmar
Korban Kudeta Militer Myanmar

Komandan Tertinggi Tatmadaw, Jenderal Min Aung Hlaing segera mengambil alih kekuasaan selama setahun dan menyatakan keadaan darurat.

Ketegangan ini muncul ketika tentara menuduh pemerintah mencurangi pemilihan parlemen pada November 2020, di mana partai Suu Kyi dituduh memperluas mayoritas parlemennya dengan mengorbankan perwakilan militer. Namun, KPU menyatakan tidak ada bukti kuat soal ini.

Sebagai tanggapan, tentara mempromosikan Wakil Presiden Myint Swe menjadi penjabat presiden pada Februari 2021 setelah mereka menggulingkan Presiden Win Myint dan kepala pemerintahan de facto Aung San Suu Kyi dalam kudeta militer.

Sumber: tirto.id

Akhir Kata

Itulah informasi “Alasan Kudeta Militer di Myanmar dan Kisah Angel of Myanmar” yang dapat admin infosolution.biz sampaikan. Semoga bermanfaat.

Jika Anda menyukai artikel ini, jangan lupa klik lonceng yang ada di kanan bawah ya untuk mengetaui informasi terupdate dari kami. Serta ikuti juga fans page facebook , chanel youtube dan instagram kami. Selain itu, kami juga memiliki kumpulan source code di GitHub. Terima Kasih

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *