Macam-macam Topologi Jaringan Beserta Gambarnya

  • Whatsapp
Macam-macam topologi jaringan
Macam-macam topologi jaringan. (Sumber gambar: lotechbdg.com)

Untuk menghubungkan komputer antar komputer tentunya perlu diimplementasikan konsep topologi jaringan yang akan di gunakan. Topologi jaringan merupakan cara untuk menghubungkan jaringan antara komputer ke komputer lain berdasarkan unsur-unsur jaringan seperti node, station dan link.

Masing-masing dari topologi jaringan memiliki kekurangan dan kelebihannya serta pemilihan topologi ini bisa didasarkan dari segi bujet, tujuan dari penggunanya.

Bacaan Lainnya

Berikut ini admin akan memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis topologi beserta kelemahan dan kelebihannya.

Topologi Bintang/Star

Topologi star. (sumber gambar: pelajaran.co.id)

Topologi star ini memiliki node inti di bagian tengah dan menghubungkan node-node lain. Sehingga topologi ini terlihat seperti lambang bintang.

Jenis topologi ini merupakan yang paling sering di gunakan karena lebih efisien, dan mudah diidentifikasi ketika ada permasalahan pada jaringan. Karena perantaranya menggunakan hub atau switch, ketika komputer terjadi gangguan maka tidak akan berimbas pada komputer yang lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Bintang

Kelebihan:

  • Jika salah satu komputer rusak, maka tidak akan membuat seluruh jaringan mati.
  • Dapat menggunakan beberapa tipe kabel dalam jaringan yang sama, dan bisa juga mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
  • Mudah menambahkan komputer pada jaringan yang menggunakan topologi star tanpa harus ada gangguan,.

Kekurangan:

  • Jika pusat hub yang bermasalah, maka akan terjadi kegagal operasi pada seluruh jaringan.
  • Butuh banyak kabel untuk membuat topologi bintang.
  • Terminal terbatas dan tergantung port yang ada pada hub.
  • Padatnya lalu lintas dapat menyebabkan jaringan lebih lambat bekerja.

Topologi Cincin

Topologi ring. (sumber: Maxmanroe.com)

Jenis topologi ini di desain seperti lingkaran, pada topologi ring atau cincin semua workstation dan server dihubungkan menjadi satu. Topologi ini bekerja dengan menerima data dan informasi yang di bagikan ke suatu alamat. Jika suatu data tersebut sudah sesuai dengan alamat yang di tuju maka data tersebut akan diterima, namun jika tidak, maka informasi tersebut akan dibagikan ke komputer lain hingga data menuju alamat yang sudah sesuai.

Baca Juga:  Rekomendasi Kabel UTP Terbaik Beserta Fungsinya

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Cincin

Kelebihan:

  • Desain jaringan sangat mudah dan sederhana
  • Tidak memerlukan banyak kabel jaringan untuk menghubungkan satu sama lain.
  • Tidak ada Collision data karena data mengalir dalam satu arah, tidak seperti topologi bus.
  • Waktu mengakses lebih optimal.

Kekurangan:

  • Jika satu node tidak berfungsi, maka yang lain akan mengalami masalah.
  • Menambah dan mengurangi komputer dapat mempengaruhi jaringan yang sedang berjalan.
  • Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

Topologi Bus

Topologi bus. (sumber gambar: masahen.com)

Topologi bus merupakan topologi pertama yang digunakan. Pada topologi ini, masing-masing komputer akan terhubung dengan kabel panjang dan beberapa terminal dengan terminator di akhir kabel. Namun, topologi ini sudah jarang di gunakan karena rentan dengan data collision.

Topologi ini, menggunakan kabel pusat sebagai tempat terhubungnya client dan server. Topologi ini juga biasanya di gunakan untuk jaringan dengan skala yang kecil.

Pada saat bekerja, PC yang tersambung dengan kabel utama dan semua komputer bisa saling bertukar data dengan catatan kabel utama harus dalam kondisi tidak dalam keadaan bekerja. Komputer yang mengirim data terlebih dahulu akan melakukan broadcast berupa sinyal, hal ini agar di ketahui saat mengirim data dan tidak bertabrakan.

Sinyal tersebut akan di bawa ke sepanjang kabel jaringan, dan sinyal akan mengecek alamat setiap perangkat yang ada pada jaringan. Jika alamatnya sesuai maka komputer tersebut menerima sinyal, dan jika tidak, maka sinya tersebut akan di buang.

Meski secara instalasi sangat sederhana topologi ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari topologi bus ini.

Kelebihan dan kekurangan Topologi Bus

Kelebihan:

  • Mudah di instalasi.
  • Ekonomis dan tidak mahal, kabel yang di gunakan tidak banyak.
  • Tidak memerlukan hub.
  • Tidak rumit jika ingin menambah jangkauan jaringan.
Baca Juga:  CARA MENDAFTAR GOOGLE ANALYTICS

Kekurangan:

  • Kepadatan jaringan bisa menyebabkan collision.
  • Sulit melakukan troubleshooting pada topologi bus.
  • Kecepatan pada topologi ini lebih lambat daripada topologi lain.

Topologi Mesh

Topologi Mesh. (Sumber: masahen.com

Topologi mesh merupakan gabungan dari topologi star dan topologi ring. Topologi mesh merupakan suatu jaringan komputer untuk membentuk koneksi antar komputer yang saling berhubungan pada satu jaringan.

Jaringan komputer tersebut terhubung dengan satu sama lain. Dan pada umumnya topologi ini d igunakan untuk jaringan komputer dangan skala yang tidak terlalu besar. Jaringan topologi ini juga sudah jarang di gunakan karena sulitnya di kelola dan banyaknya kabel yang di gunakan.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh

Kelebihan:

  • Jika salah satu komputer bermasalah maka tidak akan mempengaruhi komputer yang lain.
  • Pengiriman data lebih cepat.

Kekurangan:

  • Proses instalasi rumit
  • Biaya yang dikeluarkan lebih mahal.
  • Tidak bisa digunakan untuk sehari-hari karena tidak praktis.

Topologi Pohon

Topologi pohon/tree. (Sumber: jagad.id)

Topologi tree merupakan kombinasi dari topologi bus dan topologi star. Pada topologi ini, yang menjadi backbone adalah topologi bus dan topologi ini nantinya akan menghubungkan dengan beberapa topologi star.

Topologi ini disebut tree, karena memang di gunakan untuk interkoneksi antar hirarki. Hirarki rendah dengan hirarki lokasi yang rendah dan hirarki tinggi untuk lokasi hirarki yang tinggi.

Topologi ini salah satu topologi yang banyak di gunakan dalam jaringan lokal yang terdiri dari banyak komputer.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Pohon

Kelebihan:

  • Cocok di gunakan untuk jaringan skala besar.
  • Memungkinkan di gunakan dalam jaringan point to point
  • Mudah mengidentifikasi ketika terjadi trouble.
  • Manajemen datat sangat baik.

Kekurangan:

  • Kerusakan pada satu node mempengaruhi node lain.
  • Sulit dalam perawatan.
  • Aliran data sedikit lambat karena komunikasi komputer dengan komputer lain tidak berjalan dengan langsung.
  • Jika Hub rusak, maka semua jaringan akan mengalami gangguan.
  • Biaya yang di butuhkan mahal karena banyak kabel dan hub.
  • Konfigurasi rumit di bandingkan topologi lain.
  • Memungkinkan collision file data dengan kapasitas yang sangat besar.
  • Lalu lintas data terancam padat.
Baca Juga:  5 Ciri Kerusakan Pada Mouse dan Solusinya

Topologi Linier

Topologi Linier. (Sumber: laptopsiipat.com)

Topologi liner merupakan topologi yang memiliki tata letak yang cukup umum. Topologi ini sama halnya dengan topologi bus, setiap jaringannya terhubung titik komputer yang kemudian di hubungkan dengan konektor tipe T connector dan di akhiri oleh sebuah terminator.

Konektor yang dipakai topologi ini adalah tipe BNC (british nava connector).

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Linier

Kelebihan:

  • Mudah jika ingin memperluas jaringan.
  • Kabelnya sangat rendah dibandingkan topologi jaringan lain.
  • Biayanya murah.
  • Tata letak tidak rumit dan sederhana.
  • Ketika ingin menambah dan mengurangi terminal, maka tidak akan mengganggu operasi yang sedang berjalan.
  • Digunakan untuk jaringan berskala kecil.

Kekurangan:

  • Deteksi kesalahan yang terajdi pada jaringan sedikit dilakukan.
  • Tidak cocok dengan jaringan komputer dengan lalu lintas padat.
  • Keamanan data yang di transfer kurang terjamin.
  • Meningkatkan jumlah pengguna dapat mengurangi kecepatan proses data transfer.
  • Butuh repeater untuk transfer jarak jauh.
  • Terminator wajib di pasang.
  • Bergantung dengan kabel pusat, jika kabel pusat gangguan maka yang lain pun akan terganggu.
  • Troubleshootingnya sulit.

Akhir Kata

Itulah seputar informasi mengenai “Macam-macam Topologi Jaringan Beserta Gambarnya” yang dapat admin berikan.

Jika kalian menyukai artikel-artikel di situs kami, jangan lupa klik lonceng di pojok kanan bawah untuk subskribe. Ikuti juga kami di FacebookInstagram dan Youtube ya gaes!

Jika kalian mencari source code, kami juga menyediakan kumpulan source code. Kunjungi juga Github kami. Terima Kasih!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *