Pengertian Jaringan LAN

  • Whatsapp
Jaringan Local Area Network. (Sumber gambar: dictio.id)

Jaringan komputer tentunya tidak asing dengan nama singkatan seperti LAN, WAN, MAN dan masih banyak lagi. Setiap-tiap rancangan jaringan komputer mencakup luasan wilayah tergantung dalam jarak jangkauannya.

Kali ini admin akan menjelaskan pengertian dari jaringan LAN, kelebihan dan kekurangan jaringan LAN, macam-macam kabel LAN dan kegunaannya.

Bacaan Lainnya

Apa yang di maksud Jaringan LAN?

Jaringan LAN. (Sumber gambar: dataglobal.co.id)

LAN atau Local area network merupakan grup dari komputer dan perangkat periferal yang membagikan komunikasi yang terhubung dengan server dalam jaringan area lokal. LAN biasanya menyediakan dua atau tiga user pada ruang kerja pribadi dan ribuan pengguna dalam suatu kantor pusat suatu perusahaan.

Jaringan LAN membutuhkan kabel eternet dan switch dengan perangkat yang bisa berhubungan dengan Ethernet. Contoh jaringan LAN adalah komputer di sekolah, perusahaan, warnet.

Kelebihan dan Kekurangan LAN

Kelebihan

  • Area jangkauan terlalu kecil.
  • Tidak menguras banyak biaya.
  • Kabel yang di gunakan tidak panjang.
  • Pada jaringan LAN koneksi transfer antar node berlangsung dengan cepat.
  • Tidak membutuhkan operator telekomunikasi untuk membuat jaringan LAN.

Kekurangan

  • Luas area koneksi terbatas hanya mencakup lokal area saja.

Macam-macam Kabel Lan dan Kegunaannya

LAN menggunakan beberapa tipe kabel. Pada masing-masing Kabel LAN memiliki keguanaannya tersendiri. Ada empat tipe kabel yang di gunakan yaitu:

  • Kabel Coaxial
  • Unshielded Twisted Pair (UTP)
  • Shielded Twiste Pair (STP)
  • Fiber Optik

Kabel Coaxial

Kabel coaxial. (Sumber gambar: winstarlink.com)

Kabel ini terbuat dari tembaga konduktor yang di lapisi pembungkus dengan sebuah ”kawat ground”. Memiliki transmisi frekuensi yang tinggi dengan kapasitas transmisi 80X lebih besar dari kabel twisted pair.

Kegunaan:

Lapisan ini biasanya di gunakan untuk topologi bus atau ring, namun selain untuk transmisi data pada komputer, Coaxial juga digunakan untuk mengirimkan sinyal TV.

Baca Juga:  Cara Memperbaiki Layar Laptop Tanpa Harus Servis

Seiring berkembangnya coaxial, kabel ini kini bisa secara efektif melindungi jaringan dari gangguan sinyal. Namun, kabel coaxial ini lebih mahal jatuhnya daripada kabel twisted pair.

Kelebihan dan Kekurangan kabel Coaxial:

Kelebihan:

  • Harga lebih murah di bandingkan kabel fiber.
  • Transmisi tinggi
  • Kabel coaxial peka terhada isyarat.
  • Sangat umum di gunakan

Kekurangan:

  • proses instalasi rumit.
  • Mahal dalam pemeliharaannya.
  • Rentan dengan temperatur di dalam kabel.
  • Jangkauan transmisi terbatas.

Kabel Twisted Pair

Di kutip dari Dosenit, Kabel ini merupakan kabel berbelit yang dilengkapi dengan pelindung (STP) atau dengan tanpa pelindung (UTP). Fungsi lilitan tersebut untuk mengurangi crosstalk dan interferensi transmisi data. Jika anda tidak mengetahui apa itu crosstalk, crosstalk adalah sambungan yang tidak diinginkan yang dapat terjadi pada saluran komunikasi.

Fungsi pada kabel ini tentunya sebagai media transmisi jaringan lokal.

Kabel ini juga memiliki beberapa jenis sesuai dengan kualitasnya. Semakin rapat lilitan semakin tinggi kategorinya.

  • Kabel UTP Category 1, Kabel ini biasaya digunakan untuk komunikasi telepon. Kecepatan transmisi datanya rendah dan tidak cocok untuk mentransmisikan data internet. Kecepatan data rate maksimum hingga 1Mbps (1Mhz)
  • Kabet UTP Category 2, Kabel ini dapat mentransmisikan data hingga 4Mbps dengan penggunaan untuk Token Ring.
  • Kabel UTP Category 3, Jenis ini biasanya digunakan untuk jaringan 10BaseT, dan bisa mentransmisikan data hingga 16Mbps.
  • Kabel UTP Category 4, Kabel ini biasanya banyak digunakan untuk topologi jaringan ring. Kecepatan transmisinya bisa mencapai 20Mbps. Untuk 16Mbps Token Ring.
  • Kabel UTP Category 5, Kecepatan transmisi dari kabel ini mencapai 100 Mbps dan 1000Mbps. Penggunaannya untuk ATM
  • Kabel UTP Category 5e, Kecepatan transmisi tinggi sampai 1000 Mbps (setara 1 Gbps), untuk penggunaan untuk Ethernet.
  • Kabel UTP Category 6, Jenis ini memiliki frekuensi signal hingga 400 Mhz dengan penggunaan untuk Superfast broadband.
  • Kabel UTP Category 6e, Maksimum data rate hingga 500MHz untuk penggunaan 10GBaseT
  • Kabel UTP Category 7, Transmisi kabel ini bisa mencapai hingga 1Gbps dan dapat dialiri frekuensi sinyal hingga 1,2GHz. Penggunaannya untuk Full Motion Video Teleradiology.
Baca Juga:  5 Jenis Permasalahan pada Keyboard dan solusinya

Pada jaringan juga terdapat dua jenis kabel jaringan yaitu kabel Straight dan Cross Over. Kabel Straight berfungsi sebagai penghubung koneksi ke port Hub atau Switch, sedangkan kabel Cross digunakan untuk koneksi point to point antar 2 komputer yang dihubungkan melalui port Ethernet komputer.

Untuk membedakan kabel cross dan straight bisa di bedakan melalui susunan warna pada konektor RJ-45nya, kedua kabel memiliki 8 warna tunggal yang berbeda yaitu Jingga, Putih Jingga, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Hijau, Coklat, dan Putih Cokelat.

Tipe-tipe dari kabel Twisted Pair

  1. Unshield Twisted Pair (UTP)
  2. Shielded Twisted Pair (STP)
  3. S/STP (Screened Shielded Twisted Pair)
  4. S/UTP (Screened Unshielded Twisted Pair)

Susunan warna Kabel Twisted Pair:

Susunan kabel twisted pair. (Sumber: unnes ac.id)
  1. White Orange
  2. Orange
  3. White Green
  4. Green
  5. White Blue
  6. Blue
  7. White Brown
  8. Brown

Kelebihan dan Kekurangan Twisted Pair:

Kelebihan:

  • Harga relatif murah dibandingkan kabel lain
  • Instalasinya mudah.

Kelemahan:

  • Jangkauan hanya 100m.
  • Kecepatan transmisi terbatas hingga 1Gbps.
  • Mudah terganggu oleh noise.

Kabel Fiber Optik

Fiber optik. (Sumber: Teknikelektronika.com)

Kebel fiber optik merupakan jenis kabel yang terbuat dari serat kaca yang dapat mentransmisikan sinyal cahaya dari satu tempat ke tempat lain. Cahayanya tersebut berupa sinar LED dan Laser. Diameter fiber optik umumnya berukuran 120 mikrometer.

Fiber optik juga terdiri dari beberapa bagian utama yaitu:

  • Core (inti), core ini yang mentransmisikan cahaya terbuat dari serat kaca. Makin besar corenya makin banyak cahaya yang dapat di transmisikan.
  • Cladding, optik luar yang memantulkan gelombang cahaya ke inti. Optik ini mengelilingi core.
  • Coating (lapisan), fiber optik dilapisi berlapis-lapis plastik untuk menjaga dan melindungi serat dari goncangan, kerusakan dan kelembaban. Lapisan ini tersedia mulai dari 250 mikron hingga 900 mikron.
  • Outer jacket, pada bagian luar fiber optik disusun oleh ribuan hingga ratusan serat yang di bundel dalam kabel dan dilindungin pembungkus bagian luar yang disebut outer jacket.

Jenis kabel fiber optik

Fiber optik terdiri dari dua jenis yaitu single-mode dan multi mode fiber.

Baca Juga:  Kreator Silent Hill Garap Game Horror Terbaru
  1. Singel mode fiber (SMF), umumnya jenis fiber optik ini digunakan untuk transmisi jarak jauh.
  2. Multi mode fiber (MMF), jenis ini dirancang agar memuat banyak sinar yang dapat di transmisikan dalam satu waktu dengan masing-masing memiliki pantulan sudut yang berbeda di dalam inti serat optik. Jangkauan transmisi data pada kabel fiber jenis ini biasanya untuk jangkauan yang lebih dekat.

Cara kerja fiber optik

cara kerja kabel ini berbeda dengan cara kerja kabel tembaga yang mentransmisikan data dengan menggunakan aliran listrik. Pada Fiber optik, informasi akan di transmisikan dalam bentuk photon atau gelombang cahaya, gelombang cahaya tersebut di konversikan menjadi aliran listrik untuk mentransmisikan data.

Sinyal yang dikirimkan oleh serat optik tersebut berupa partikel cahaya yang berbentuk denyutan pulse digital. Pada bagian core dan cladding akan memiliki index bias yang berbeda dan akan membelokan cahaya pada sudut tertentu dengan bouncing zig zag. Peristiwa ini disebut Refleksi Internal Total.

Kecepatan sinyal fiber optik tidak secepat kecepatan cahayanya. Agar lebih meningkatkatkan sinyal, transmisi fiber optik juga membutuhkan repeate. Repeater ini nantinya akan mengubah sinyal optik cahaya menjadi sinyal listrik yang di proses dan di transmisikan kembali ke sinyal optik.

Kelebihan dan Kekurangan Fiber optik

Kelebihan:

  • Kecepatan transmisi data sangat tinggi.
  • Kapasitas bandwidth lebih besar dan sangat cocok untuk komunikasi digital.
  • Rendahnya kehilangan daya.
  • Kebal terhadap interferensi elektromagnetik.
  • Kualitasnya tinggi sehingga keamanannya dan kerahasian komunikasi lebih terjaga.
  • Lebih fleksibel
  • Biaya bahan murah.

Kekurangan:

  • Lipatan radius kecil bisa merusak kabel.
  • Rentan rusak.
  • Biaya instalasi tinggi.
  • Pemasangan lebih sulit daripada kabel tembaga.

Akhir Kata

Itulah seputar informasi mengenai “Pengertian Jaringan LAN” yang dapat admin berikan.

Jika kalian menyukai artikel-artikel di situs kami, jangan lupa klik lonceng di pojok kanan bawah untuk subskribe. Ikuti juga kami di FacebookInstagram dan Youtube ya gaes!

Jika kalian mencari source code, kami juga menyediakan kumpulan source code. Kunjungi juga Github kami. Terima Kasih!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *