Application Layer

  • Whatsapp
Digital information travels through fiber optic cables through the network and data servers behind glass panels in the server room of the data center.
Digital information travels through fiber optic cables through the network and data servers behind glass panels in the server room of the data center.

Protokol di Layer application dan fungsinya

Application layer, berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.

Application Layer
Application Layer

Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah web server, mail, FTP, DHCP, TELNET, DNS, SNMP.

Bacaan Lainnya

Protokol yang berada dalam Application Layer
Protokol yang berada dalam Application Layer

Web Server (HTTP, HTTPS)

HTTP (Hypertext Transfer Protocol, adalah protokol yang di pergunakan untuk mentransfer dokumen dalamWorld Wide Web (WWW)*.

Fungsi HTTP:

  • menjawab antara client dan server.
  • membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di host yang jauh (biasanya port 80).

*Dokumen Web (format HTML)Resource : CSS, JS, png, mp4, mp3, wav.

80 : httpd (apache web server
8080 : httpd (apache tomcat)
8081 : httpd (nginx)
8082 : IIS
8085 : django

  • HTTPS adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
    Fungsi HTTPS adalah melakukan enkripsi informasi antara browser dengan web server yang menerima informasi. Memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers (penguping), dan man in the middle attacks.

Mail (SMTP, POP3, IMAP)

  • SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum di gunakan untuk pengiriman surat elektronik (e-mail) di Internet. Menggunakan TCP, port 25.
    Fungsi SMTP adalah di gunakan untuk mengirimkan pesan-pesan e-mail dari e-mail klien ke email server, mengirimkan e-mail kepada lokal account, dan menyiarkan ulang email antara server-server SMTP.
  • POP3 (Post Office Protocol version 3) sesuai dengan namanya merupakan protokol yang di gunakan untuk pengelolaan mail.
    Fungsi POP3 adalah di gunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Menggunakan TCP, port 110.
  • IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. Lebih kompleks daripada POP3.
    Fungsi IMAP adalah memilih pesan e-mail yang akan di ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, menghapus pesan e-mail yang ada.
Baca Juga:  DESIGNING A NETWORK SECURITY SYSTEM

FTP (File Transfer Protocol)

File Transfer Protocol (FTP) adalah sebuah protokol Internet yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP menggunakan protocol TCP port 21.

Fungsi FTP adalah untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Perintah-perintah FTP dapat di gunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)

Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang di pakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. DHCP bersifat stand-alone, sehingga jika dalam sebuah jaringan terdapat beberapa DHCP server, basis data alamat IP dalam sebuah DHCP Server tidak akan di replikasi ke DHCP server lainnya, artinya DHCP tersebut berbenturan, karena potokol IP tidak mengizinkan 2 host memiliki IP yang sama.

Fungsi DHCP:

  • Jika DHCP di pasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP.
  • memberikan framework untuk disampaikan kepada client yang berisikan informasi tentang konfigurasi jaringan.

TELNET (TelecommunicationNetwork)

TelecommunicationNetwork (TELNET) Adalah terminal interaktif untuk mengakses suatu remote pada internet.

Fungsi TELNET adalah di gunakan untuk mengakses remote host melalui terminal yang interaktif

DNS (Domain Name System)

Domain Name System (DNS) merupakan database terdistribusi yang di implementasikan secara hirarkis dari sejumlah
name servers .

Fungsi DNS:

  • menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet.
  • address/name translation
  • DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.
Baca Juga:  Download Cheat Among Us Paling Manjur!!!

SNMP (Simple Network Management Protocol)

Simple Network Management Protocol (SNMP) adalah standar manajemen jaringan pada TCP/IP.
Fungsi SNMP adalah supaya informasi yang di butuhkan untuk manajemen jaringan bisa di kirim menggunakan TCP/IP. Protokol tersebut memungkinkan administrator jaringan untuk menggunakan perangkat jaringan khusus yang berhubungan dengan perangkat jaringan yang lain untuk mengumpulkan informasi dari mereka, dan mengatur bagaimana mereka beroperasi.

Akhir Kata

Itulah informasi “Application Layer” yang dapat admin infosolution.biz sampaikan. Semoga bermanfaat.

Jika Anda menyukai artikel ini, jangan lupa klik lonceng yang ada di kanan bawah ya untuk mengetaui informasi terupdate dari kami. Dan ikuti juga fans page facebook , chanel youtube dan instagram kami. Selain itu, kami juga memiliki kumpulan source code di GitHub. Terima Kasih

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *