Jenis-Jenis Kabel Jaringan

  • Whatsapp
Macam-macam kabel UTP dan fungsinya. (sumber: denucup.web.id)

Suatu jaringan terbentuk dengan cara menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Cara untuk menghubungkan komputer pun ada dua yaitu menggunakan kabel dan nirkabel alias wireless.

Kabel yang di gunakan untuk jaringan pun tentunya berbeda-beda dan setiap jenis kabelnya pun memiliki fungsi yang berbeda juga. Pada jaringan komputer beberapa jenis kabel yang selalu di gunakan yaitu Twisted Pair, Coaxial dan Fiber.

Bacaan Lainnya

Pada artikel kali ini admin akan membahas mengenai jenis-jenis kabel jaringan yang perlu kamu ketahui. Berikut penjeleasannya.

Jenis-jenis Kabel Jaringan

Kabel jaringan di gunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya, komputer dengan switch, Switch dengan router dan lain-lain. Berikut ini beberapa jenis kabel yang di gunakan dalam jaringan.

1. Kabel Twisted Pair

Kabel UTP dan STP. (sumber: lancakuning.com)

Kabel twisted pair merupakan kabel berpasangan dan berpilin. Jenis kabel ini terbagi dua yaitu UTP dan STP.

Kabel STP

Shielded Twisted Pair memiliki pelindung pada kabel. Berbedang dengan kabel UTP. Kabel ini dari segi fisik lebih kuat dan lebih lentur daripada kabel UTP. Karena kelenturan dan segi fisiknya, kabel ini memiliki harga yang cukup mahal di bandingkan kabel UTP.

Kelebihan Kabel STP:

  • Tahan gangguan cuaca atau lekukan.
  • Kualitas kabel lebih terjamin dan tahan lama
  • Cocok untuk area dengan medan yang berat.
  • Panjang kabel hingga 100m

Kekurangan Kabel STP:

  • Harganya mahal
  • Instalasinya sulit daripada kabel UTP.

Kabel UTP

Unshielded Twisted Pair umumnya tidak memiliki pelindung pada kabel. Kabel ini sangat banyak di gunakan untuk keperluan jaringan. Selain harganya lebih murah juga di bandingkan kabel Fiber optik.

Baca Juga:  This application could be removed by Google for imitating this Indian-made TikTok!

Kelebihan kabel UTP

  • Mudah dalam instalasi.
  • Harga tidak mahal dan mudah di dapat.
  • Kabel yang paling sering di gunakan oleh teknisi jaringan.

Kekurangan kabel UTP

  • Lemah dengan cuaca ekstrim, atau arus listrik tinggi.
  • Tidak cocok di instalasi pada area dengan medan berat.
  • Tidak bisa di terapkan instalasi jarak jauh. Hanya kuat 100m
  • Kabel mudah bermasalah karena lebih tipis dari STP.

Kabel UTP memiliki konfigurasi warna untuk masing-masing tipe kabel yang di perlukan. Berikut ini konfigurasi warna pada kabel Twisted Pair.

Kabel Straight-Throught

Jenis kabel ini biasanya di gunakan untuk menyambungkan perangkat yang berbeda seperti komputer dengan switch, switch dengan router dan lain sebagainya.

Konfigurasi warna kabel Straight. (Sumber: unbaja.ilearning.me)
Kabel Crossover
Susunan warna kabel Cross. (Sumber: charis.id)

Jenis kabel ini biasanya digunakan untuk menyambungkan perangkat yang sama seperti komputer dengan komputer, switch dengan switch dan lain-lain.

Perbedaan Kabel UTP dan STP

Kedua kabel twisted pair di gunakan untuk keperluan jaringan komputer. Selain itu, kabel ini tentunya memiliki fisik yang berbeda yaitu:

  1. Diameter kabel UTP lebih kecil dari STP.
  2. Kabel UTP tidak memiliki pelindung seperti STP.
  3. Proses instalasi kabel UTP lebih mudah di bandingkan kabel STP. Di karenakan ukuran kabel UTP yang lebih kecil.
  4. Kabel UTP mudah sekali terkena radiasi medan magnet dan voltase yang tinggi karena tidak ada pelindungnya. Sementar kabel STP lebih kebal terhadap voltase tinggi dan medan elektromagnetik.
  5. Kabel UTP harganya lebih murah daripada kabel STP.
  6. Kabel UTP cocok di gunakan dalam ruangan, sedangkan STP untuk pemakaian luar ruangan.

2. Kabel Coaxial

Kabel Coaxial
Kabel Coaxial

Coaxial terbuat dari tembaga khusus dengan logam pelindung dan dengan komponen lainnya yang dapat membantu untuk memblokir gangguan sinyal.

Bagian kabel coaxial

lapisan kabel coaxial terdiri dari:

  1. Center Conductor – baja berlapis tembaga
  2. Center Conductor Bond – polimer yang digunakan untuk mencegah kelembaman
  3. Dielectric – polyethylene untuk menjaga kesetabilan kabel menggunakan busa dengan kerapatan tinggi
  4. First Outer Conductor – pelindung aluminum-polymeraluminum tape yang melindungi Dielectric
  5. Second Outer Conductor – tambahan aluminum-polymeraluminum tape
  6. Third Outer Conductor – kembali dilapis oleh aluminum-polymeraluminum tape
  7. Fourth Outer Conductor – serat aluminium AWG 34 atau 36 yang dikepang untuk menangkal gangguan external yang extream
  8. Corrosion resistant protectant – lapisan anti korosi yang bertujuan untuk melindungi kabel dari kelembaman dan tembusan air.
  9. Jacket – lapisan terluar yang menggunakan bahan polyethylene (PE) atau flame retardant polyvinyl chloride (PVC).
Baca Juga:  Uraian Singkat Sistem Teknologi Informasi Yang Digunakan Dalam Perusahaan

Kabel ini tentunya di susun sedemikian rupa agar lebih tahan terhadap gangguan eksternal

Jenis kabel Coaxial

Coaxial memiliki beberapa jenis kabel yaitu Hard-line, Trixial cable, Rigid-line, dan Radiating Cable.

1. Hard Line
Hard line coaxial. (sumber: anaktik.com)

Coaxial jenis ini sangat bergantung dengan tabung tembaga bundar dan di kombinasikan logam jenis aluminium atau tembaga sebagai pelindungnya. Kabel ini biasanya di gunakan untuk menghubungkan pemancar ke antena.

2. Triaxial cable
Triaxia coaxial. (sumber: anaktik.com)

Kabel ini memiliki lapisan isolasi dan konduktor tambahan. Kabel ini juga memberikan bandwidth yang lebih besar dan lebih tahan terhadap gangguan eksternal. Tapi sayangnya kabel ini mahal.

3. Rigid Line
Rigid Line coaxial. (sumber: anaktik.com)

Kabel ini menggunakan dua tembaga sebagai pipa. Kabel ini juga tidak bisa di tekuk dan penggunaannya biasanya untuk media transmisi pada frekuensi radio.

4. Radiating cable
Radiating coaxial. (sumber: anaktik.com)

Kabel ini agak mirip dengan tipe Hard line, hanya saja sudah di atur dengan slot khusus yang disesuaikan dengan panjang gelombang. Contoh penggunaan kabel ini ada ada lift, peralatan militer dan terowongan bawah tanah.

Jenis Konektor Coaxial

Kabel Coaxial juga memiliki banyak jenis konektor, berikut ini macam-macamnya.

  1. BNC (Bayonet Neil-Concelman) – Transmisi sinyal audio dan vidio dengan frekuensi 4GHz. Di gunakan untuk televisi.
  2. TNC (Threaded Neil-Concelman) – di gunakan untuk transmisi audio pada telpon, dapat beroprasi hingga 12Ghz
  3. SMA (SubMiniature version A) – digunakan untuk ponsel,sistem antena WI-FI,sistem gelombang mikro dan radio. konektor ini dapat beroprasi hingga 18GHz.
  4. SMB (SubMiniature version B) – konektor ini biasa digunakan untuk perangkat keras komunikasi.
  5. RCA (Radio Corporation of America) – konektor standar untuk audio dan video yang sering digunakan untuk televisi atau perangkat lainnya, ciri khas connector ini adalah dibagi menjadi 3 jenis kuning,putih dan merah. connector ini juga biasa disebut dengan connector A/V.
  6. Connector F – digunakan pada televisi digital dan kabel. biasanya menggunakan kabel RG6 atau RG 59
Baca Juga:  Rekomendasi Kabel UTP Terbaik Beserta Fungsinya

Karakteristik kabel Coaxial

Berikut ini beberapa karakteristik kabel coaxial.

  • Memiliki kecepatan transmisi 10Mbps – 100Mbps.
  • Ukuran konektor sedang.
  • Panjang maksimal bisa mencapai 555 meter.
  • Terbuat dari kawat baja lapis tembaga dan beberapa lapisan isolator.
  • Batasan koneksi hingga 30 perangkat.
  • Setiap segemennya di lengkapi ground.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel coaxial

Kelebihan:
  • Jarak maksimum kabel lebih panjang di bandingkan dengan twister pair cable.
  • Harganya murah.
  • Kuat menahan gangguan external.
  • Bisa di gunakan untuk transmisi data analog dan digital.
  • Memiliki bandwidth yang tergolong besar.
  • Kemungkinan error lebih kecil.
Kekurangan:
  • Tidak bagus di gunakan untuk topologi bus
  • Pemasangannya agak sulit
  • Biaya perawatannya mahal
  • Kaku

3. Kabel Fiber Optic

Kabel Fiber optik. (sumber: dataglobal.co.id)

Jenis kabel ini berfungsi mengubah sinyal listrik menjadi cahaya dan mengalirkannya ke satu titik ke titik yang lain. Bahan utama dari fiber optik ini adalah serat kaca plastik yang sangat halus.

Fiber optik memiliki dua mode yaitu Single mode dan Multi mode. Pada Singel mode media transmisi yang digunakan ialah sinar laser, pada Multi mode media transmisi yang digunakan adalah LED.

Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik

Kelebihan:

  • Fiber optik memiliki kecepatan transmisi data dan jarak yang sangat jauh. Tidak di ragukan kecepatannya sehingga banyak di pilih oleh perusahaan-perusahaan penyedia internet.
  • Fisiknya lebih kecil karena berbahan serat kaca.
  • Tidak menggunakan arus listrik. Dan bebas dari gangguan sinyal elektromagnetik dan segala gangguan lainnya.
  • Kemungkinan hilangnya data sangat rendah karena kecepatan akses tinggi.
  • Tidak akan terjadi korsletin listrik karena menggunakan serat optik.

Kekurangan:

  • Harganya mahal.
  • Biaya instalasi dan perawatannya juga mahal.

Akhir Kata

Itulah seputar informasi mengenai Jenis-Jenis Kabel Jaringan yang dapat admin berikan.

Jika kalian menyukai artikel-artikel di situs kami, jangan lupa klik lonceng di pojok kanan bawah untuk subskribe. Ikuti juga kami di FacebookInstagram dan Youtube ya gaes!

Jika kalian mencari source code, kami juga menyediakan kumpulan source code. Kunjungi juga Github kami. Terima Kasih!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *