Topologi Jaringan

  • Whatsapp
Topologi Hybrid. (sumber: utopiokomputer.com)

Jaringan komputer berfungsi untuk menghubungkan dua komputer atau lebih. Sebelum membuat suatu jaringan, ada baiknya kita menengok terdahulu konsep dan implementasinya dalam topologi jaringan.

Topologi jaringan adalah konsep yang digunakan untuk membuat dan menghubungkan dua komputer atau lebih berdasarkan unsur-unsur dasar jaringan seperti node, link dan station.

Bacaan Lainnya

Setiap topologi tentunya memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Pemilihan topologi ini sangat diperlukan agar skala jaringan, biaya dan tujuannya lebih jelas dan terhitung.

Macam-macam topologi jaringan

1. Topologi Star

Topologi Star. (sumber: pelajaran.co.id)

Topologi star merupakan topologi yang paling banyak digunakan dan bentuknya menyerupai bintang. Jenis topologi ini menggunakan satu jaringan sebagai pusat aktifitas. Pertukaran data dan lain-lainnya mengalir melewati jaringan pusat.

Topologi ini di rakit dengan kable lower karena melayani satu lalu lintas yaitu ke server pusat. Tipe kabel yang biasanya digunakan untuk topologi ini adalah UTP dengan konektor RJ45.

Berikut ini adalah kelebihan sistem topologi jaringan star.

  1. Mudah di rancang.
  2. fleksibilitasnya tinggi karena proses penambahan atau pengurangan jaringan komputer tidak akan mengganggu arus informasi.
  3. Lebih mudah untuk menemukan sumber permasalahan jika terdapat gangguan di salah satu node.

Sedangkan, berikut ini adalah kekurangan sistem topologi jaringan star.

  1. Kerusakan pada jaringan pusat akan menyebabkan keseluruhan sistem komunikasi menjadi terhambat.
  2. Biaya Instalasinya mahal.

2. Topologi Bus

topologi bus. (masahen.com)

Merupakan jenis topologi yang terhubung ke sebuah jaringan dengan menggunakan satu kable Coaxial dan konektor BNC. Pada bagian ujung jaringan menggunakan terminator sebagai penutup perangkat.

Baca Juga:  Macam-macam Topologi Jaringan Beserta Gambarnya

Berikut ini kelebihan dari topologi bus.

  1. Sangat mudah membuatnya
  2. Biaya yang digunakan tidak mahal.

Berikut ini kekurangan dari topologi bus.

  1. Jika terjadi gangguan pada salah satu komputer maka komputer yang terhubung di jaringan yang sama juga ikut terganggu.
  2. Banyaknya permasalahan data collision.
  3. Perlu repeater untuk penggunaan jarak jauh.

3. Topologi Mesh

Topologi mesh. (sumber: Pro.co.id)

Merupakan topologi yang menghubungkan komputer dengan komputer lainnya dengan menggunakan kabel tunggal. Topologi ini terlihat seperti jala, umumnya topologi ini di peruntukkan untuk perangkat komputer yang sedikit.

Berikut ini adalah kelebihan topologi mesh.

  1. Dengan dedicated link, data yang di transfer mengalir lebih cepat ke komputer yang dituju.
  2. Kerusakan salah satu komponen, komponen lain aman.
  3. Keamanan data lebih terjamin.
  4. Troubleshotingnya mudah.

Berikut ini adalah kekurangan sistem topologi mesh:

  1. Menggunakan banyak kabel dan port I/O.
  2. Proses instalasi jaringan sulit.
  3. Biaya yang di perlukan lebih tinggi.

4. Topologi Ring

Topologi ring. (sumber: maxmanroe.com)

Topologi dengan bentuk seperti cincin. Pada jenis topologi ini, komputer di hubungkan dengan kabel UTP dan Patch Kabel. Node topologi ini di buat seri dan pergerakannya pun berjalan searah sehingga tidak ada kemungkinan untuk bertabrakan.

Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan berbentuk ring.

  1. Mudah di rancang.
  2. Mudah untuk dilakukan instalasi baru.
  3. Hemat penggunaan kabel.
  4. Kecepatan aliran data lebih tinggi.
  5. Tidak memiliki risiko collision karena aliran data berjalan dengan satu arah.

Sedangkan berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan berbentuk ring.

  1. Jika ada kerusakan di satu sisi, keseluruhan sistem akan terganggu.
  2. Kecepatan aliran data tergantung dari banyaknya jumlah node di dalam jaringan.
  3. Tidak cocok di gunakan untuk sistem yang memiliki banyak jaringan.
  4. Semakin jauh node semakin lemah sinyalnya
  5. Proses untuk menambah atau mengurangi perangkat jaringan memengaruhi keseluruhan sistem.
Baca Juga:  Kelebihan dan Kekurangan Jenis Topologi Jaringan Komputer

5. Topologi Tree

Topologi Tree. (sumber: jagad.id)

Model topologi ini merupakan gabungan antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini memiliki beberapa tingkatan jaringan. Jaringan dengan posisi yang tinggi mengontrol jaringan dengan posisi yang lebih rendah tingkatannya

Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan tree.

  1. Sesuai dengan kebutuhan jaringan komputer dalam skala besar. 
  2. Pengembangan jaringan dapat di lakukan dengan mudah.
  3. Jika salah satu stasiun sekunder mengalami kerusakan, tidak akan mengganggu keseluruhan sistem.
  4. Arus informasi data di lakukan secara point to point.

Berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan tree.

  1. Semua jaringan bergantung dengan kabel penghubung utama.
  2. Jika Hub rusak, maka sistem juga dapat terpengaruh.
  3. Sistem hierarki membuat jaringan yang berada di hierarki bawah menjadi terpengaruh dengan kerusakan sistem yang berada di atasnya.
  4. Perawatannya sulit di lakukan.
  5. Biaya pembangunan topologi model ini cukup mahal.
  6. Instalasi cukup susah untuk dilakukan.
  7. Memungkinkan terjadinya collision di kabel utama.

6. Topologi Hybrid

Topologi Hybrid. (sumber: utopiokomputer.com)

Topologi ini merupakan gabungan antara dua atau lebih jenis topologi jaringan yang berbeda. Biasanya topologi ini sering di gunakan pada persahaan yang akan mengakuisisi perusahaan lain.

Berikut ini adalah kelebihan topologi hybrid.

  1. Fleksibel dan efisien karena dapat memadukan tipe jaringan topologi yang berbeda tanpa perlu melakukan perombakan.
  2. Tipe jaringan bisa di sesuaikan dengan tujuan tertentu.
  3. Kecepatan jaringan cukup stabil. 

Berikut ini adalah kekurangan topologi hybrid.

  1. Topologinya rumit dan memakan biaya pengelolaan yang mahal.
  2. Instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
  3. Jaringan tipe ini membutuhkan perangkat jaringan yang cukup banyak, yaitu hubswitchrouteraccess point, LAN card, dan wireless card.

7. Topologi Linear

Topologi Linier. (sumber: laptopsiipat.com)

Topologi ini di rangkau dengan berurutan menggunakan kabel utama yang menghubungkan tiap titik pada komputer. Ciri topologi ini mirip dengan bus namun menggunakan konekort BNC dan kabel RJ58.

Baca Juga:  Supporting BCVRE Study Guide Chapter 5 Routing

Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan linear:

  1. Mudah dalam melakukan pengembangan jaringan.
  2. Efisien dalam pemakaian kabel sehingga biaya yang di keluarkan menjadi rendah. 
  3. Skema jaringan sederhana dan mudah untuk dibangun.
  4. Proses penambahan atau pengurangan terminal tidak mengganggu sistem yang sedang berjalan.

Berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan linear.

  1. Tinggi potensi collision data.
  2. Keamanan data kurang terjamin.
  3. Menambahkan pengguna dapat menurunkan kecepatan transfernya.
  4. Wajib menggunakan perangkat tambahan seperti repeater untuk koneksi jarak jauh dan terminator.
  5. Ada batasan maksimal jumlah node yang bisa tersambung dalam satu sistem topologi.
  6. Kabel penghubung rusak, maka seluruh sistem pun ikut rusak
  7. Sulit di troubleshoting.

Akhir Kata

Itulah seputar informasi mengenai Topologi Jaringan yang dapat admin berikan.

Jika kalian menyukai artikel-artikel di situs kami, jangan lupa klik lonceng di pojok kanan bawah untuk subskribe. Ikuti juga kami di FacebookInstagram dan Youtube ya gaes!

Jika kalian mencari source code, kami juga menyediakan kumpulan source code. Kunjungi juga Github kami. Terima Kasih!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *