Pengertian Distro Linux

  • Whatsapp
Linux OS. (sumber gambar: pinterest.com)

Sistem operasi memiliki banyak macamnya, salah satu sistem operasi yang memiliki banyak varian adalah Linux.

Varian-varian dari Linux inilah yang disebut dengan Distro Linux. Di internet sudah tersebar ratusan lebih varian dari Linux yang masing-masing dibuat dengan memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda-beda.

Sebelum anda terjun ke dunia Linux, ada baiknya anda mengenal macam dan jenis-jenis dari distro Linux agar kamu dapat menentukan jenis Linux apa yang terbaik untuk komputer anda.

Pengertian Distro Linux

Distro Linux merupakan sistem operasi yang dibangun dari kernel linux, sistem operasi tersebut kemudian di tambahkan beberapa komponen seperti module, aplikasi, service maupun package agar tercipta sistem operasi dengan fungsi dan tujuan yang lebih spesifik sesuai dengan yang di tentukan pengembangnya.

Setelah itu pengembang Linux mempublikasikan Linux versi mereka, hasil pengembangan ini yang disebut dengan DISTRO (dibacanya: Linux DISTRibutiOn).

Mengapa Distro Linux ada banyak?

Dulu pencipta Linux yaitu Linux Torvalds, memberikan lisensi opensource untuk kernel Linux agar bisa dikembangkan oleh semua orang. Lisensi tersebut dihadiahkan guna kemajuan teknologi seluruh umat manusia.

Karena opensource, Linux cenderung lebih bebas dikembangkan oleh siapapun dan dengan tujuan apapun. Berbeda dengan sistem operasi MacOS dan Windows yang dikembangkan secara tertutup dan hanya dapat di edit oleh pengembangnya saja.

Banyak organisasi dan grup yang berbeda mengembangkan Linux secara terpisah dan independen. Lalu komponen pada Linux tersebut didistribusikan dalam bentuk source code. Anda juga bisa saja mengambil komponen-komponen tersebut secara gratis dan membangun Linux OS versi diri anda sendiri.

Baca Juga:  Tutorial Mendapatkan 500 Diamond Mobile Legends Gratis dari Apk Singapura

Namun, jenis Linux sendiri banyak sekali macamnya, Distro Linux ini dirakit memang untuk berbagai macam tujuan yang berbeda sesuai dengan keperluannya.

Perbedaan Tiap Varian Linux

Setiap produk linux yang dibuat memiliki tujuan yang spesifik, sebagai contoh Linux Mint yang menyediakan kemudahan seperti halnya OS Windows.

Ada juga Linux yang khusus di desain untuk IT forensic dan Security Audit, di distro ini banyak sekali disertakan hack tools dan lain-lain.

Selain itu, ada juga Ubuntu Server yang di garap khusus untuk keperluan server yang mengedepankan flexibilitas dan stabilitas. Karena di khususkan untuk keperluan server, Linux ini hanya disertakan beberapa service dan modul inti tanpa tampilan dan hiburan.

Masih banyak tipe Linux distro lainnya yang memiliki fungsi yang dibuat khusus untuk keperluan sesuai dengan yang diinginkan.

Distro Linux mana yang anda butuhkan?

Di sini anda sudah mengetahui bahwa distro Linux di desain sesuai dengan kebutuhan dan fungsi yang di inginkan. Jika anda ingin menggunakan distro Linux dan jenis apa yang cocok untukmu maka sebelumnya, anda harus tahu terdahulu apa tujuan anda menggunakan Linux.

Berdasarkan penggunaannya Linux di bagi dua macam yaitu Linux desktop dan Linux server.

Linux desktop di desain khusus untuk penggunaan sehari-hari tanpa perlu keahlian khusus. Linux jenis ini biasa di gunakan untuk pekerjaan sehari-hari di rumah dan di perkantoran.

Dari segi tampilan pun berbeda, Linux desktop cenderung memiliki tampilan yang cantik dan kurang lebih mirip-mirip dengan Windows.

Sedangkan Linux server di desain khusus untuk keperluan server jaringan dan dapat di gunakan sesuai dengan kebutuhannya.

Dan Linux jenis ini tidak memiliki tampilan desktop dan berbasis teks saja. Selain tidak memiliki tampilan, Linux server juga tidak memiliki hiburan seperti pemutar musik atau untu browsing atau untuk youtube-an sekali pun. Dan memang Linux jenis ini di desain khusus untuk menjalankan server agar lebih stabil, jadi fitur-fitur yang tidak di sisipkan pada jenis ini.

Baca Juga:  Seri F | Kertas F4 dan Folio (Asia Tenggara)

Macam-macam Linux Desktop

Distro Linux untuk pemula. (Sumber gambar: desainerhub.com)

Berikut ini beberapa macam Linux desktop yang tidak kalah cantik dibandingkan Windows OS. Distro Linux desktop ini cocok digunakan untuk pemula yang ingin mencoba Linux untuk pertama kalinya.

1. Linux Mint

Linux Mint merupakan anakan dari Ubuntu, Linux ini dibuat khusus untuk desktop dan memiliki tampilan yang cantik. Tentunya, Linux ini ditujukan untuk pengguna pemula yang migrasi dari Windows dan mempelajari Linux untuk pertama kalinya.

2. Ubuntu Desktop

Linux ini khusus untuk pengguna normal, sesuai dengan taglinenya yaiitu “Linux for human beings”. Pengembangnya berusaha keras agar Linux bisa digunakan oleh siapapun tanpa perlu kemampuan khusus.

3. Elementary OS

Jika anda ingin Linux dengan tampilan yang menarik, anda mungkin perlu mencoba Elementary OS. Linux ini memiliki tampilan yang menarik dan tampilannya mirip-mirip dengan MacOS. Sama seperti Linux Mint, Elementary OS juga dibuat berdasarkan Ubuntu.

4. Zorin OS

Linux ini didesain semirip mungkin dengan Windows. Selain itu, Zorin OS juga banyak sekali aplikasi produktif sehingga anda tidak perlu mencari dan menginstallnya secara manual.

Zorin OS juga bisa digunakan untuk menjalankan game Windows dan sebagian aplikasi Windows. Anda juga bisa mengubah temanya sesuka hati anda.

Macam-macam Linux Server

Macam-macam Linux server. (Sumber gambar: netzen.co.id)

Berikut ini beberapa Linux server yang populer digunakan untuk server.

1. Debian

Debian merupakan salah satu varian Linux yang sudah berumur lebih dari 2- tahun. Fungsi dari distro ini tetap di fokuskan untuk membuat sistem yang stabil dan tahan lama.

Turunan dari Debian pun sangat banyak dan yang paling populer ialah Ubuntu.

2. Ubuntu

Ubuntu dibuat berdasarkan Linux Debian. Distro Linux ini juga menawarkan ubuntu cloud server jika anda ingin membuat cloud platform seperti openstack, bootstack dan lain-lain.

Baca Juga:  Sistem Operasi - Sejarah, Tujuan, Jenis, Macam, Komponen

3. CentOS

CentOS merupakan pengembangan dari Linux Redhat enterprise. Bisa dibilang CentOS adalah Linux dengan rasa redhat.

4. OpenSUSE

Distro satu ini dibuat khusus untuk developer dan sistem admin yang ingin membuat sistem server sendiri. Penggunaan Linux ini tanpa GUI dan simpel digunakan oleh admin.

OpenSUSE merupakan salah satu turunan dari distro Slackware.

5. Fedora

Fedora merupakan distro Linux turunan dari Redhat Enterprise Linux. Linux Fedora menggunakan FreeIP yang memungkinkan untuk mengatur authentication credential, access control information dan lain-lain.

Akhir Kata

Itulah seputar informasi mengenai Pengertian Distro Linux yang dapat admin berikan.

Jika kalian menyukai artikel-artikel di situs kami, jangan lupa klik lonceng di pojok kanan bawah untuk subskribe. Ikuti juga kami di FacebookInstagram dan Youtube ya gaes!

Jika kalian mencari source code, kami juga menyediakan kumpulan source code. Kunjungi juga Github kami. Terima Kasih!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *