Malware

  • Whatsapp
Malware dapat menyusup ke dalam komputer anda dengan berbagai cara. (sumber: seluler.id)

Setiap OS tentunya memiliki celah keamanan sekecil apapun itu, celah keamanan ini nantinya bisa di sisipkan atau bahkan di bobol oleh sebuah serangan malware jika OS tersebut tidak selalu update.

Serangan malware bukanlah hal yang jarang terjadi terutama untuk OS Windows. Banyak beragam jenis malware yang bisa menginfeksi terutama jika komputer anda tidak menggunakan perlindungan antivirus.

Bacaan Lainnya

Setiap zamannya, malware pun terus berkembang dan makin beragam jenisnya. Pada artikel kali ini admin akan menjelaskan pengertian daripada malware, penyebab, dan cara mengatasinya.

Pengertian Malware

Malware merupakan singkatan dari kata Malicious Software yang merupakan software yang dirancang untuk tujan menyusup, merusak, mencuri data, membahayakan sebuah komputer.

Kode-kode pada malware bisa dibilang berisikan kode yang berbahaya yang dapat melumpuhkan sebuah sistem operasi. Kode ini digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mengakses informasi sensitif dan rahasia dan dapat juga digunakan untuk memata-matai komputer anda.

Malware biasanya dibuat secara khusus dan tersembunyi dalam sistem dalam beberapa waktu. Tersisipkannya malware ke sebuah komputer ini pun tidak disadari oleh penggunanya.

Jenis Malware

1. Malware

Malware merupakan perangkat lunak yang di ciptakan untuk mengganggu sistem komputer milik orang lain. Biasanya softwarenya berisikan kode-kode jahat yang dapat merusak sistem komputer. Malware dapat menduplikasikan diri dan merusak sistem kerja harddisk dan software, mengambil data, bahkan yang lebih parah merusak OS targetnya.

Baca Juga:  Cara mengatasi Missing operating system

2. Adware

Adware merupakan malware yang dapat berupa iklan pop up. Biasanya komputer yang terinfeksi pop up adware akan menampilkan iklan meskipun dalam kondisi offline. Pada banyak kasus malware ini biasanya disisipkan lewat program sehingga untuk menanganinya pun anda hanya perlu menguninstall saja program yang anda curigai.

3. Spyware

Spyware merupakan jenis malware yang berfungsi sebagai mata-mata. Software ini di desain meamng untuk mengumpulkan informasi dan data pada perangkat penggunanya. Setelah data di kumpulkan, nantinya spyware akan mengirimkan data tersebut ke pihak lain tanpa sepengetahuan si korban.

Jenis malware ini biasanya mencuri data seperti sandi, PIN, nomor kartu kredit, memantau tombol keyboard yang ditekan, kebiasaan browsing, mengumpulkan alamat surat elektronik hingga memantau pergerakan korban lewat GPS.

Malware ini dapat menyerang pengguna dengan berbagai cara yaitu dengan sisipan sebuah email, disispkan dalam program dan lain-lain.

Bagaimana Malware menyusup ke dalam komputer?

Malware yang terdeteksi dan di blokir oleh antivirus.

Malware dapat menyusup ke dalam komputer melalui kode program atau software. Namun, ada banyak cara malware menyusupi komputer anda. Berikut ini cara malware menyusupi komputer anda:

1. Melalui Email

Suatu komputer dapat terinfeksi malware jika penggunanya sembarangan membuka email yang berisikan link yang mencurigakan. Link yang disertakan pada email bodong ini nantinya bisa mencuri data sensitif seperti password anda, data sensitif seperti informasi pribadi anda dan lain-lain.

Biasanya Situs penyedia jasa surat elektronik sudah di sertai dengan kemampuan spam filtering yang lebih canggih sehingga anda tidak perlu khawatir jika tahu-tahu menekan email yang mencurigakan.

2. Melalui Software

Salah satu cara Malware menyusupi komputer anda yaitu melalui perantara software yang anda install. Biasanya kode jahat ini memang sengaja disisipkan oleh si pembuat software agar nantinya dapat terinstall pada komputer anda secara diam-diam.

Pada kasus ini, biasanya banyak sekali terjadi jika anda sembarangan menginstall software dari situs tidak dikenal, atau anda menginstall software yang memang mencurigakan.

Baca Juga:  Download WhatsApp Plus

3. Melalui Internet

Berselancar di internet memanglah sangat seru, namun berselancar di internet tidak akan membuat anda aman dari serangan virus dan malware. Pada banyak kasus, komputer terinfeksi malware rata-rata karena berselancar di internet dan menyusupi situs-situs tidak dikenal.

Namun, banyak antivirus kini memiliki fitur safe browsing yang membuat anda dapat menjelajah internet secara aman dan nyaman.

4. Melalu flashdisk yang terinfeksi

Pernahkah kalian mencolok flashdisk dari satu komputer ke komputer lain, lalu menemukan adanya deteksi virus ketika di colok ke komputer anda? Salah satu penularan yang umumnya terjadi pada orang awam. Penularan virus dan malware terjadi karena menggunakan flashdisk yang terinfeksi malware.

Satu-satunya cara agar tidak terinfeksi ialah, memindai flashdisk dengan antivirus sebelum membuka file-filenya.

Cara Mencegah serangan Malware

Ada banyak cara untuk mencegah penularan atau serangan dari malware. Berikut ini cara-caranya:

1. Menghindari situs dan link tidak dikenal

Salah satu mudahnya penyebaran malware pada banyak komputer karena rata-rata penggunanya memasukki situs dan mengklik link yang tidak dikenal. Agar tidak terkena jebakan malware, pastikan anda tidak sembarangan klik situs dan link yang tidak dipercaya.

2. Senantiasa update antivirus

Salah satu cara agar komputer anda aman dari serangan malware adalah dengan cara senantiasa mengupdate antivirus anda. Selain itu, anda pun bisa melakukan pemindaian rutin untuk mengecek apakah komputer anda tersisip malware atau tidak.

3. Hapus temporary file

Beberapa malware biasanya menyisip lewat temporary file pada sebuah komputer. Namun, jika anda menghapus temporary file biasanya virus tersebut akan ikut terhapus dan anda tidak perlu melakukan tindakan khusus untuk komputer anda.

4. Reset browser anda

Malware bisa jadi bersumber dari unduhan browser atau bahkan cache browser anda. Anda bisa melakukan clear history ataupun mereset browser anda. Berikut ini cara mereset browser pada Mozilla firefox, Chrome dan Edge.

Baca Juga:  6 Cara Merawat Keyboard Laptop agar Awet

Google Chrome

Ikuti cara menghilangkan malware di Chrome berikut ini:

  1. Buka aplikasi Chrome.
  2. Klik Settings.
  3. Scroll halaman hingga paling bawah.
  4. Klik tulisan Advanced.
  5. Cari dan temukan bagian Reset and clean up.
  6. Klik Clean up computer.
  7. Klik tombol Find.
  8. Tunggu Chrome mendeteksi software berbahaya.
  9. Jika ditemukan software berbahaya, klik Remove untuk menghapusnya. Anda mungkin juga akan disuruh merestart ulang komputer atau laptop yang Anda pakai.

Kalau Anda tak yakin malware sudah hilang, Anda juga bisa me-reset browser kembali ke settingan default. Berikut panduan untuk melakukannya:

  1. Buka aplikasi Chrome.
  2. Klik Settings.
  3. Scroll halaman hingga paling bawah.
  4. Klik tulisan Advanced.
  5. Cari dan temukan bagian Reset and clean up.
  6. Klik Restore settings to their original defaults.
  7. Klik Reset settings.

Mozilla Firefox

Ikuti cara menghilangkan malware di Mozilla Firefox dengan mudah:

  1. Buka aplikasi Mozilla Firefox.
  2. Klik menu Help.
  3. Klik Troubleshooting Information.
  4. Kemudian, klik Refresh Firefox.
  5. Klik lagi tombol Refresh Firefox pada jendela konfirmasi.
  6. Tunggu sebentar dan klik Finish.

Microsoft Edge

Berikut adalah cara menghilangkan malware di Microsoft Edge:

  1. Klik tombol Start pada taskbar komputer atau laptop.
  2. Klik Apps and Features.
  3. Cari Microsoft Edge dan klik Advanced options.
  4. Klik Reset.

Selesai, Anda telah berhasil menerapkan cara menghilangkan malware di perangkat Anda.

Akhir Kata

Itulah seputar informasi mengenai “Malware” yang dapat admin berikan.

Jika kalian menyukai artikel-artikel di situs kami, jangan lupa klik lonceng di pojok kanan bawah untuk subskribe. Ikuti juga kami di FacebookInstagram dan Youtube ya gaes!

Jika kalian mencari source code, kami juga menyediakan kumpulan source code. Kunjungi juga Github kami. Terima Kasih!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *