Sejarah Malware dan virus

  • Whatsapp
Fase dan siklus hidup virus komputer. (sumber: sectigostore.com)

Malware memiliki sejarah di balik pembuatannya. Infeksi awal dari sebuah virus sudah ada semenjak tahun 1970-an. Saat itu terdeteksilah virus pertama yang menginfeksi komputer, saat itu virus tersebut dibuat hanya untuk eksperimen dan lelucon saja.

Namun, kini malware banyak digunakan oleh orang untuk pemerintahan untuk mengumpulkan informasi yang dijaga bahkan tidak jarang juga kode-kode pada malware ini disalah gunakan dan menjadikan tindak kejahatan seperti pencurian data pribadi dan lain-lain.

Bacaan Lainnya

Pada artikel kali ini admin akan membahas sejarah dari pembuatan malware yang perlu kalian ketahui. Bagaimana malware bisa eksis dan akhirnya disalah gunakan hingga saat ini.

Pengertian Malware

Malware merupakan singkatan kata dari Malicious Software, secara umum software yang dibuat malware memiliki kode-kode jahat yang dapat merusak sistem, selain itu malware juga memiliki kemampuan untuk menyembunyikan diri sehingga tidak terdeteksi tanpa adanya bantuan dari antivirus.

Kode jahat ini bisa di gunakan untuk keperluan yang menguntungkan tersangka kejahatan seperti mencuri informasi dan data pribadi, mencuri password, data kredit, data banking dan lain-lain.

Seiring berkembangnya teknologi informasi dan transaksi online, kejahatan cyber pun semakin meningkat dan kini di kategorikan sebagai kejahatan yang paling berbahaya.

Sejarah Malware

Timeline sejarah malware. (sumber: eset.com)

Pada tahun 1949, Universitas Illinois mendapatkan ajaran mengenai teori self-repilkasi pada program komputer. Pembahasan tersebut di berikan oleh John von Neumann yang kemudian mempublikasikan judulnya yaitu “Theory of self-reproducing automata”.

Pada essaynya ini, John mendeskripsikan bagaimana sebuah program dapat di desain untuk mereplikasi diri.

Desain teori dari John von Neumann yang mendeskripsikan progam komputer dengan kemampuan mereproduksikan diri kini dikenal sebagai virus komputer pertama di dunia. John von Neumann un di nobatkan sebagai ayah dari virologi komputer.

Baca Juga:  Belajar Sistem operasi

Pada tahun 1970, virus pertama di deteksi pada ARPANET. Virus itu di sebut dengan Creeper virus. Awalnya Creeper virus di buat secara eksperimental oleh Bob Thomas, percobaan ini semata-mata untuk menguji sebuah program yang dapat mereplikasikan diri.

Tahun 1982, program bernama “Elk Cloner” hadir dan menjadi virus personal computer pertama yang muncul keluar area lab komputer. Virus ini di buat oleh Richard Skrenta yang di sisipkan pada Apple DOS 3.3 dan di sebarkan lewat floppy disk.

Tahun 1992, virus pada OS Windows pertama di temukan. Virus ini di ketahui bernama WinVir yang hadir pada April 1992. Di tahun yang sama, muncul juga virus berjenis worm bernama Michelangelo virus yang merupakan worm yang destruktif dan dapat menyebar melalui floppy disk.

Virus ini tidak terdeteksi dan dalam keadaan dormant. Tapi ketika memasuki tanggal 6 Maret, Virus ini mengaktifkan diri dan merusak sistem komputer yang di infeksinya. Saat itu virus Michelangelo berhasil menginfeksi 20.000 komputer.

Pada Februari tahun 1996, hacker Australia membuat virus bernama Bizatch virus (dikenal juga dengan nama Boza virus) yang mentargetkan Windows 95.

Pada tahun 1997, muncul virus yang terenkripsi, memenuhi memory secara diam-diam yang bernama Win32.Cabanas. Virus ini merupakan virus pertama yang menginfeksi Windows NT dan juga bisa menginfeksi Windows 3.0 dan Windows 9x host.

Pada tahun 1999, virus berbasis email bernama Melissa menyebar luas. Virus ini menyebar dengan mengirimkan pesan berantai kepada kontak yang terinfeksi.

Cara virus beroperasi

Fase dan siklus hidup virus komputer. (sumber: sectigostore.com)

Setiap virus komputer tentunya harus memiliki algoritma pencarian yang dapat melokasikan file atau disk baru yang merupakan target inang infeksi dari virus. Yang kedua, setiap virus komputer harus berisi rutinitas untuk menyalin diri ke dalam program yang di tempatkan oleh algoritma pencarian.

Baca Juga:  Aplikasi Ini Sempat di Hapus Google Karena Meniru TikTok Buatan India ini!

Bagian dari Virus

Berikut ini tiga bagian dari virus komputer:

  • Mekanisme infeksi
    Mekanisme ini merupakan cara bagaimana virus dapat menyebar. Virus memiliki algoritma pencarian yang dapat melokasikan file atau disk yang akan di infeksi.
  • Trigger
    Pada bagian ini, virus sudah terkompile dan dapat di aktifkan kapanpun dalam file executable. Kemudian virus pun akan mengaktifkan payload yang akan aktif tergantung dari kondisi dan event. Sebagai contoh, virus Michelangelo yang menyebar ke dalam komputer namun berada dalam keadaan fase dormant, virus ini akan aktif setiap tanggal 6 Maret.
  • Payload
    Payload merupakan bagian tubuhvirus atau bagian data yang mengandung malicious code dari virus. Kondisi ini biasanya dapat bisa terlihat dan terasa karena biasanya jika payload aktif kinerja komputer akan melambat bahkan freeze. Kebanyakan payload merupakan aktifitas yang merusak sistem.

Fase Virus

Fase virus merupakan siklus dari sebuah virus komputer yang di analogikan menggunakan analogi biologi. Siklus hidup virus komputer di bagi menjadi 4 fase:

  • Fase Dorman,
    Pada fase ini virus dalam kondisi diam atau idle. Virus mungkin sudah mengakses software komputer targetnya. Namun pada tahap ini, virus tidak melakukan aksi apapun. Virus sewaktu-waktu akan aktif oleh sebuah “pemicu”. Tapi tidak semua virus memiliki tahapan ini.
  • Fase Penyebaran,
    Virus mulai menyebar dengan cara mereplikasi dan memperbanyak diri. Virus akan menyimpan salinan diri ke sebuah program atau ke sebuah sistem dalam disk. Versi salinan virus ini tidak akan identik dengan versi yang menyebaran. Terkadang ada juga kasus virus yang mengubah diri untuk menghindari deteksi dari IT profesional dan software antivirus. Setiap file yang terinfeksi virus ini nantinya akan berada pada Fase Penyebaran juga.
  • Fase Pemicuan,
    Biasanya virus yang dalam tahap dorman akan masuk ke fase ini ketika aktif dan kemudian akan melakukan aktifitas yang sudah terprogram.
  • Fase Eksekusi,
    Pada fase ini “Payload” akan di lepas. Payload ini bisa jadi sangat destruktif seperti menghapus file, membuat komputer crashing (BSOD), membuat file corrupt atau bahkan bisa hanya sekedar pop up sebuah pesan humoris atau pesan politis pada layar.
Baca Juga:  Malware

Akhir Kata

Itulah seputar informasi mengenai “Sejarah Malware dan virus” yang dapat admin berikan.

Jika kalian menyukai artikel-artikel di situs kami, jangan lupa klik lonceng di pojok kanan bawah untuk subskribe. Ikuti juga kami di FacebookInstagram dan Youtube ya gaes!

Jika kalian mencari source code, kami juga menyediakan kumpulan source code. Kunjungi juga Github kami. Terima Kasih!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *