Jenis Makanan yang Cocok untuk Sahur Saat Bulan Puasa

Jenis Makanan yang Cocok untuk Sahur Saat Bulan Puasa
Jenis Makanan yang Cocok untuk Sahur Saat Bulan Puasa

Infosolution.biz – Bulan puasa telah tiba, teman-teman yang sudah menjadi ibu rumah tangga tentunya harus bersiap-siap memikirkan menu untuk menu sahur dan buka puasa. Postingan kali ini khusus membahas menu apa saja yang cocok untuk dijadikan menu saat sahur.

Tentunya seperti biasa ada referensi dari beberapa temuan ilmiah yang mendukung postingan ini (bisa dicek di sumber referensi). Yang pasti menu sahurnya pas, bukan bipang. hehehe

Karbohidrat Kompleks vs Karbohidrat Sederhana

Sebagai menu sahur yang akan menjadi bahan bakar bagi mereka yang berpuasa sepanjang hari, tentunya menu sahur harus memiliki nutrisi yang cukup.

Dalam hal ini, makanan berkarbohidrat tinggi serat bisa menjadi pilihan, karena akan memberikan asupan energi dalam jangka waktu yang lebih lama. Berbeda dengan sumber energi karbohidrat sederhana yang telah mengalami berbagai proses (gula, mie, roti).

Istilah yang biasa digunakan dalam dunia gizi untuk membedakan kedua kelompok sumber karbohidrat ini adalah: karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana.

Karbohidrat kompleks vs Karbohidrat sederhana
Karbohidrat kompleks vs Karbohidrat sederhana

Karbohidrat kompleks biasanya merupakan sumber karbohidrat yang belum banyak mengalami pengolahan.

Sedangkan karbohidrat sederhana merupakan sumber karbohidrat yang telah mengalami berbagai proses sehingga kandungan gizinya rendah, hanya mengandung karbohidrat, contoh karbohidrat sederhana yang paling representatif adalah gula.

Mengapa karbohidrat kompleks lebih cocok untuk menu sahur daripada karbohidrat sederhana?

Karena karbohidrat kompleks mengandung banyak nutrisi lain selain karbohidrat dan juga terutama mengandung serat. Jadi tubuh membutuhkan waktu untuk memecah dan mendapatkan energi darinya. Jadi energi dari makanan ini dilepaskan secara perlahan dalam jangka waktu yang relatif lebih lama daripada energi dari karbohidrat sederhana.

Protein tinggi

Poin kedua dalam menu sahur adalah tinggi protein. Beberapa eksperimen ilmiah telah dilakukan dan telah membuktikan bahwa ketika seseorang mengonsumsi protein harian dalam jumlah yang cukup, orang tersebut cenderung tidak merasa lapar sepanjang hari.

READ ALSO:  Kisah Shin Sebagai Eksperimen Orochimaru

Kekurangan protein, akan membuat seseorang merasa lapar sepanjang hari.

Referensi kebutuhan protein harian agak bervariasi, dalam percobaan yang digunakan sebagai sumber referensi untuk thread ini (sumber referensi no. 1), rasa lapar berkurang secara signifikan ketika konsumsi protein harian antara 1-1,4g protein x berat badan. Jadi misalnya berat GanSist 70 kg, artinya konsumsi protein harian yang harus dipenuhi antara 70g – 98g protein.

Dari pengalaman admin infosolution.biz, sebisa mungkin kebutuhan protein harian terpenuhi pada menu sarapan, atau dalam hal ini menu sahur. Sehingga sepanjang hari, perut tidak terasa lapar, atau setidaknya tidak terlalu lapar.

kebutuhan protein harian itu dipenuhi di menu sarapan
kebutuhan protein harian itu dipenuhi di menu sarapan

Bagi yang suka berolahraga apalagi melatih otot, disarankan konsumsinya jauh lebih tinggi dari referensi di atas. tapi rasanya kalo suka latihan beban gak usah bilang udah tau.

Asam Amino Lengkap

Nah ini sebenarnya tidak jauh dari angka kedua, yaitu masalah kecukupan protein. Jadi bukan hanya soal mendapatkan protein yang cukup, tapi juga variasi proteinnya.

Jadi asam amino adalah bahan penyusun protein. Ada berbagai macam asam amino (20 jenis menurut sumber referensi no. 4) dan bagaimana komposisi asam amino dalam sumber protein yang berbeda juga bervariasi. Asam amino ini sangat penting bagi tubuh untuk berfungsi dengan baik.

asam amino adalah penyusun dari protein
asam amino adalah penyusun dari protein

Itu sebabnya tidak cukup hanya melihat berapa gram protein yang kita konsumsi.

Namun, penting juga untuk dicatat bahwa konsumsi protein kita berasal dari beberapa sumber yang berbeda. Kombinasikan protein nabati dan protein hewani dalam menu sahur nanti.

Maka tidak terlalu mengherankan jika menurut sebuah penelitian, ternyata di dalam otak kita ada bagian yang memperhatikan pemenuhan kebutuhan asam amino ini. Ketika tubuh kita kekurangan asam amino tertentu, maka bagian otak tersebut akan membuat kita merasa lapar. Tentu dengan tujuan agar kita memenuhi kebutuhan asam amino tersebut.

READ ALSO:  Cara Buka Film Bokeh Full Bokeh Lights Bokeh Video FULL HD 2022

Menjadi masalah ketika komposisi makanan kita terlalu besar dalam proporsi karbohidrat dan lemak, akibatnya kita sudah makan tetapi masih ingin makan lebih banyak.

Jika Anda sering merasa seperti itu, coba perhatikan komposisi makanan yang kita makan, mungkin penyebabnya adalah kekurangan asam amino ini.

Karena artikel terlalu panjang, solusi info admin ditutup disini. Silahkan, saya mengajak Anda untuk berkontribusi informasi, berdiskusi, berdebat dan bertanya di kolom komentar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *