jasa : pengertian, karakteristik, klasifikasi dan strateginya

Jasa : Pengertian, Karakteristik, Klasifikasi dan Strateginya

Posted on

InfoSolution.biz – Hai sobat InfoSolution.biz sampai jumpa lagi di artikel tercinta.

Dalam diskusi kali ini kita akan membahas tentang jasa. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Jasa

Jasa adalah penyediaan kinerja atau tindakan dengan mata telanjang dan satu pihak kepada pihak lain.

Dalam aktivitas sehari-hari, jasa tidak terlepas dari manusia, misalnya kita membutuhkan pakaian sebagai pakaian yang kita kenakan setiap harinya.

Untuk mendapatkan kemeja kita akan membutuhkan penjual pakaian yang menyediakan jasa pelayan serta jasa penjahit dan banyak contoh lain dalam hidup kita.

Jasa merupakan berbagai kegiatan ekonomi dengan output tidak berwujud yang ditawarkan dari penyedia jasa, yaitu perusahaan kepada pengguna jasa atau konsumen.

Pengertian Jasa Menurut Para Ahli

1. Gronross Kristen

Jasa adalah proses yang terdiri dari serangkaian kegiatan tidak berwujud yang biasanya terjadi dalam interaksi antara pelanggan dan karyawan jasa dan atau sumber daya fisik atau sistem penyedia barang dan atau jasa, yang disediakan sebagai solusi untuk masalah pelanggan.

2. Djaslim Saladin

Jasa adalah setiap kegiatan atau manfaat yang ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain dan pada dasarnya tidak berwujud, dan tidak mengakibatkan kepemilikan atas sesuatu.

3. Adrian Payne

Jasa adalah kegiatan ekonomi yang memiliki sejumlah elemen tak tertangasi (nilai atau manfaat) yang terkait dengannya, yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan properti, tetapi tidak menghasilkan pengalihan kepemilikan.

4. Ratih Hurriyati

Jasa yaitu semua kegiatan ekonomi dengan output selain produk dalam arti fisik, dikonsumsi dan diproduksi sekaligus, memberikan nilai tambah dan pada prinsipnya tidak berwujud (tidak berwujud) bagi pembeli pertamanya.

READ ALSO:  10 Ide Usaha Sampingan untuk Karyawan yang PASTI CUAN!

5. Phillip Kotler

Jasa adalah setiap tindakan atau kinerja yang ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain yang pada prinsipnya tidak dapat ditangkari dan tidak menyebabkan pengalihan kepemilikan.

Produksi dapat terkait dan juga tidak dapat dikaitkan dengan produk fisik.

6. Lovelock

Jasa adalah jasa yang ditawarkan oleh satu pihak ke pihak lain.

Adapun proses ini tidak terkait dengan produk fisik, jasa tidak berwujud, Umumnya tidak menyebabkan kepemilikan faktor-faktor produksi.

7. Norman

Jasa yaitu jasa, terdiri dari tindakan dan interaksi yang merupakan kontak sosial. Jasa lebih dan sederhana adalah hasil dari sesuatu yang tidak terhalang, dan jasa adalah interaksi sosial antara produsen dan konsumen.

8. Mursid

Jasa adalah kegiatan yang dapat diidentifikasi secara terpisah, yang pada dasarnya tidak dapat diraba, untuk memenuhi suatu kebutuhan dan juga tidak harus dikaitkan dengan penjualan produk atau jasa lain.

9. Gaspersz

Jasa adalah hasil yang diciptakan melalui kegiatan dalam hubungan antara pemasok dan pelanggan dan melalui kegiatan internal pemasok, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

10. Youeti

Jasa adalah produk yang tidak nyata (tidak berwujud) dari hasil kegiatan timbal balik antara penyedia jasa (produsen) dan penerima jasa (pelanggan) melalui satu atau beberapa kegiatan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Karakteristik Jasa

  • Sesuatu yang terlihat atau tidak berwujud tetapi memenuhi kebutuhan konsumen.
  • Dalam proses produksi jasa dapat menggunakan atau tidak menggunakan bantuan produk fisik.
  • Jasa tidak mengakibatkan pengalihan kepemilikan.
  • Interaksi antara penyedia jasa dan pengguna jasa.

Karakteristik Jasa

1. Tidak berwujud (Intangibilitas)

Jasa bersifat abstrak dan tidak berwujud, jasa tidak dapat dilihat, diraba, didengar, atau dicium sebelum diterima.

2. Bervariasi (Variabilitas)

Jasa tidak standar dan sangat bervariasi. Berbeda dengan kualitas produk fisik yang telah terstandarisasi, kualitas jasa jasa tergantung pada siapa yang menyediakannya, kapan, di mana dan bagaimana jasa tersebut diberikan. Itu sebabnya jasa disebut bervariasi.

3. Tidak Dapat Dipisahkan (Insenparabilitas)

Umumnya jasa diproduksi dan dikonsumsi bersamaan dengan partisipasi konsumen di dalamnya.

4. Tidak Dapat Disimpan (Pershability)

Jasa tidak mungkin disimpan dalam bentuk persediaan. Nilai jasa hanya ada ketika jasa diproduksi dan segera diterima oleh penerima.

Karakteristik ini berbeda dengan barang berwujud yang dapat diproduksi terlebih dahulu, disimpan, dan digunakan di lain waktu.

Klasifikasi Jasa

1. Segmen Pasar

Pada segmen jasa dibagi menjadi beberapa jenis jasa, yaitu jasa kepada konsumen akhir seperti Taksi, Asuransi jiwa, Pendidikan dan Jasa kepada konsumen organisasi, seperti jasa akuntansi dan perpajakan.

READ ALSO:  Mengenal Berbagai Armor Ironheart di Marvel Universe

2. Tingkat berwujudan (Tangibility)

Klasifikasi yang satu ini berkaitan dengan tingkat keterlibatan produk fisik & konsumen.

Klasifikasi ini dibagi menjadi, Owned Good Service, Rented Goods Service, dan Non Goods Service.

3. Keterampilan Penyedia Jasa

Jasa ini terdiri dari profesional jasa (seperti konsultan hukum, konsultan manajemen, dan konsultan pajak) dan nonprofesional (seperti pengemudi taksi dan penjaga malam).

4. Tujuan Organisasi Jasa

Jasa ini terbagi menjadi 2, yaitu commercial service atau profit service (bank &flight), dan Non-Profit (yayasan, panti asuhan, sekolah, &museum).

5. Regulasi

Jasa ini dibagi menjadi dua, yaitu jasa yang diatur (seperti transportasi umum dan perbankan) dan tidak diatur (seperti rumah pengecatan).

6. Tingkat Intensitas Karyawan

Klasifikasi jasa ini dibagi menjadi jasa berbasis peralatan (seperti ATM) dan jasa berbasis Orang (seperti penjaga malam, jasa akun & konsultan hukum).

7. Tingkat Kontak Penyedia Jasa dan Pelanggan

Klasifikasi jasa ini dibagi menjadi jasa kontak tinggi (seperti perawat, dokter) dan jasa kontak rendah (seperti layar tancap dan boiskop).

Jenis Jasa

1. Bisnis Rumah Tangga

Jenis jasa ini mencakup banyak hal dalam rumah tangga.

Misalnya: Untuk memelihara taman, memperbaiki rumah, menjual air minum, melengkapi peralatan rumah tangga, sebagai pembersih rumah, dan sebagainya.

2. Jasa Perumahan

Jenis jasa ini meliputi penyewaan kamar hotel (penginapan), apartemen, kos-kosan, dan lain sebagainya.

3. Jasa Hiburan atau Rekreasi

Jenis jasa ketiga ini meliputi penyewaan alat yang berkaitan dengan hiburan, atau penyewaan tempat untuk melakukan kegiatan hiburan.

4. Jasa Perawatan Pribadi

Jenis jasa yang keempat adalah perawatan kecantikan, pijat, salon, dan sebagainya.

5. Jasa kesehatan

Jenis jasa ini mencakup jasa yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia.

Contohnya adalah rawat inap, bidan, puskesmas, dan lain sebagainya.

6. Jasa Bisnis

Jenis jasa ini meliputi jasa akuntan, jasa konsultasi, jasa pemasaran, dan sebagainya.

7. Jasa Komunikasi

Contoh jasa komunikasi adalah warnet, wartel pengiriman faks, kantor pos, dan sebagainya.

8. Jasa Transportasi

Kita sering menggunakan jenis jasa ini ketika kita bepergian ke suatu tempat. misalnya transportasi darat, transportasi laut, transportasi udara, dan lain sebagainya.

9. Jasa Keuangan

Jenis jasa keuangan yang digunakan adalah bank. misalnya leasing, pajak, pinjaman bank dan sebagainya.

10.  Jasa Pendidikan

Jenis jasa ini sangat penting bagi keberlangsungan bangsa dan negara karena untuk mendidik anak bangsa.

Contoh dari jenis jasa ini termasuk guru swasta, tutor, guru bergaji, guru sekolah dan sebagainya.

READ ALSO:  Link Video Viral Mahasiswa UIN Suska Riau Berc*mb* Saat Zoom

Contoh Jasa

  • Jasa Bisnis: konsultasi, keuangan, perbankan.
  • Perdagangan Jasa: ritel, pemeliharaan dan perbaikan.
  • Jasa Infrastruktur: komunikasi, transportasi.
  • Jasa Pribadi atau Sosial: restoran, perawatan kesehatan.
  • Administrasi Umum : pendidikan, pemerintahan.

Dimensi Kualitas Jasa

1. Kehandalan (Reliability)

Itulah kemampuan perusahaan untuk memberikan jasa seperti yang dijanjikan secara akurat dan andal.

Kinerja harus sesuai dengan harapan pelanggan yang berarti ketepatan waktu, jasa yang sama untuk semua pelanggan tanpa kesalahan, sikap simpatik, dan dengan akurasi tinggi.

2. Jaminan (Assurance)

Yakni pengetahuan, kesopanan, dan kemampuan karyawan perusahaan untuk menumbuhkan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.

Ini terdiri dari beberapa komponen, termasuk komunikasi, kredibilitas, keamanan, kompetensi, dan kesopanan.

3. Bukti langsung (Tangible)

Itulah kemampuan sebuah perusahaan untuk menunjukkan eksistensinya kepada pihak eksternal.

Munculnya dan kemampuan sarana dan prasarana fisik perusahaan serta lingkungan sekitarnya merupakan bukti nyata dari jasa yang diberikan oleh penyedia jasa.

Yang meliputi fasilitas fisik (gedung, gudang, dan lain sebagainya), peralatan dan peralatan yang digunakan (teknologi), dan penampilan karyawan.

4. Empati (Empathy)

Yaitu memberikan perhatian yang tulus dan individual atau pribadi yang diberikan kepada pelanggan dengan berusaha memahami keinginan konsumen.

Dimana sebuah perusahaan diharapkan memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang pelanggan, memahami kebutuhan pelanggan secara khusus, dan memiliki waktu operasi yang nyaman bagi pelanggan.

5. Daya tanggap (Responsiveness)

Itulah kesediaan untuk membantu dan memberikan jasa yang cepat dan tepat kepada pelanggan, dengan penyampaian informasi yang jelas.

Membiarkan konsumen menunggu tanpa adanya alasan yang jelas menyebabkan persepsi negatif dalam kualitas jasa.

Strategi Pemasaran Perusahaan Jasa

1. Pemasaran Eksternal (External Marketing)

Strategi pemasaran eksternal ini dikenal sebagai 4P (produk, harga, promosi, tempat.

2. Pemasaran Internal (Internal Marketing)

Service marketing tidak cukup hanya dengan external marketing (4P) tetapi juga harus diikuti dengan meningkatkan kualitas atau skill personel di perusahaan.

Selain itu, juga harus ada kekompakan atau tim personil yang kuat di perusahaan, terutama dalam menghadapi pelanggan sehingga membawa kesan tersendiri yang meyakinkan pelanggan.

3. Pemasaran Interaktif (Interaktif Marketing)

Kepuasan konsumen tidak hanya terletak pada kualitas jasa, misalnya, restorannya yang megah dan makanan bergizi.

Namun juga harus dikombinasikan dengan melakukan peningkatan kualitas jasa agar peningkatan jasa benar-benar meyakinkan.

Demikian penjelasan terlengkap dari √ Jasa: Pengertian, Karakteristik, Karakteristik, Klasifikasi, Jenis & Contoh Lengkap. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi yang membacanya. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *